TRIBUNKALTIM.CO - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menunjukkan sikap tegas dalam menegakkan aturan kompetisi nasional.

Dalam hasil sidang yang digelar pada 2 dan 3 Desember 2025, Komdis PSSI menjatuhkan sejumlah hukuman kepada klub, ofisial, hingga pemain dari berbagai kompetisi.

Namun, sorotan utama tertuju pada sanksi yang diterima pemain Persikutim United, yang dinilai melakukan pelanggaran berat berupa tindakan kekerasan di atas lapangan.

Sidang Komite Disiplin ini mencakup dua ajang berbeda, yakni BRI Super League 2025/2026 dan Liga Nusantara 2025/2026.

Baca juga: FOTO-FOTO: Persikutim United vs RANS Nusantara FC, Singa Mose Evaluasi Total!

Sejumlah klub besar dan tim daerah harus menerima konsekuensi akibat pelanggaran disiplin yang terjadi dalam pertandingan akhir November 2025.

Pelanggaran Pemain Persikutim United

Dalam lanjutan Liga Nusantara 2025/2026, pertandingan antara Persika Karanganyar melawan Persikutim United pada 30 November 2025 menjadi salah satu laga yang disorot Komdis.

Pada pertandingan tersebut, pemain Persikutim United, Daud Kotulus, dinilai melakukan pelanggaran serius dengan menendang pemain lawan.

Tindakan tersebut langsung berbuah kartu merah dari wasit.

Namun, hukuman di lapangan tidak berhenti sampai di situ.

Baca juga: Persikutim United Alami Kekalahan Lawan Rans Nusantara FC, Penyelesaian Akhir Jadi Kendala Utama

Setelah dilakukan peninjauan dan pembahasan dalam sidang Komite Disiplin, PSSI memutuskan menjatuhkan tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan kepada Daud Kotulus.

Selain itu, sang pemain juga dikenai denda sebesar Rp2.500.000.

Keputusan ini menegaskan bahwa tindakan kekerasan, terlebih yang dilakukan secara terang-terangan, tidak mendapat toleRANSi dalam kompetisi resmi PSSI.

Tambahan hukuman di luar kartu merah merupakan bentuk efek jera sekaligus pesan kuat bagi seluruh pemain agar menjunjung tinggi sportivitas.

Sanksi terhadap Daud Kotulus jelas berdampak langsung bagi Persikutim United.

Kehilangan satu pemain akibat akumulasi hukuman larangan bermain akan memengaruhi kedalaman skuad, terutama jika sang pemain merupakan bagian penting dari strategi tim.

Baca juga: Link Live Streaming Persikutim United vs RANS Nusantara FC Hari Ini, Kick-off Jam 15.00 WIB

Dalam kompetisi seketat Liga Nusantara, absennya satu pemain kunci bisa berpengaruh pada hasil pertandingan berikutnya dan peluang tim dalam persaingan klasemen.

Selain itu, kasus ini juga menjadi catatan penting bagi manajemen Persikutim United untuk lebih menekankan kedisiplinan dan kontrol emosi para pemainnya.

PSSI selama beberapa musim terakhir konsisten meningkatkan pengawasan terhadap pelanggaran disiplin, terutama yang berkaitan dengan tindakan kasar kepada lawan.

Pelanggaran Lain

Dalam pertandingan Persika Karanganyar kontra Persikutim United tersebut, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada pihak tuan rumah.

Seorang pemain Persika Karanganyar, Muhammad Kifly, dinilai melakukan pelanggaran dengan menginjak pemain lawan hingga mendapat kartu merah.

Baca juga: Persikutim United Target Poin Penuh Lawan Pemuncak Klasemen Grup C RANS Nusantara FC

Atas perbuatannya, ia dijatuhi tambahan larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp2.500.000.

Tak hanya itu, tim Persika Karanganyar juga dikenai denda Rp12.500.000 akibat terdapat empat pemain dan satu ofisial yang menerima kartu kuning dalam laga tersebut.

Rentetan hukuman ini menunjukkan bahwa pertandingan tersebut berjalan dengan tensi tinggi dan minim kontrol emosi dari kedua kubu.

Masih dalam kompetisi Liga Nusantara 2025/2026, Komdis PSSI turut menjatuhkan sanksi kepada RANS Nusantara FC.

Pemain RANS Nusantara FC, Aqsa Aqyuba Yuarnna Rabbani, dihukum larangan bermain empat pertandingan dan denda Rp12.500.000 karena melakukan tindakan tidak sportif dengan mendorong wasit sebanyak tiga kali.

Sementara itu, Persibo Bojonegoro didenda Rp2.500.000 akibat pelatih kepala mereka menolak menghadiri sesi konferensi pers pasca-pertandingan.

Baca juga: Besok Persikutim United Target Menang saat Lawan Rans Nusantara FC di Liga 3

Tim Pekanbaru FC juga tak luput dari sanksi denda Rp12.500.000 karena lima pemainnya menerima kartu kuning dalam satu pertandingan.

Super League Juga Tak Luput dari Hukuman

Di level tertinggi sepak bola nasional, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah tim peserta BRI Super League 2025/2026.

Persebaya Surabaya didenda Rp50.000.000 akibat empat pemain dan satu ofisial menerima kartu kuning saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Sementara itu, Persija Jakarta menerima dua sanksi sekaligus.

Pertama, denda Rp100.000.000 karena terlambat memasuki lapangan pada babak pertama saat melawan PSIM Yogyakarta, yang menyebabkan pertandingan mundur selama 114 detik.

Baca juga: Persikutim United Turunkan Skuad Terbaik Hadapi RANS Nusantara FC, Optimis 3 Poin

Kedua, denda Rp60.000.000 akibat penyalaan flare oleh suporter di Tribun Barat.

PSIM Yogyakarta sendiri turut didenda Rp25.000.000 karena adanya kehadiran suporter tamu dalam laga tersebut.

Penegasan PSSI soal Disiplin

Serangkaian putusan Komite Disiplin ini menjadi penegasan bahwa PSSI berkomitmen menjaga integritas dan ketertiban kompetisi.

Khusus untuk kasus Persikutim United, sanksi terhadap Daud Kotulus menjadi peringatan keras bahwa pelanggaran berupa kekerasan fisik tidak akan ditoleransi, siapa pun pelakunya dan di level kompetisi mana pun.

Bagi Persikutim United, hukuman ini diharapkan menjadi momentum evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Live Streaming Persikutim United vs RANS Nusantara FC Liga Nusantara Hari Ini, Kick-off 15.00 WIB

Sementara bagi kompetisi Liga Nusantara secara keseluruhan, keputusan Komdis PSSI diharapkan mampu menciptakan iklim persaingan yang lebih sportif, aman, dan menjunjung tinggi fair play.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 2 Desember 2025

1. Persebaya Surabaya

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persebaya Surabaya

- Tanggal Kejadian: 28 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-

2. Persija Jakarta

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta

- Tanggal Kejadian: 28 November 2025

- Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak pertama sehingga membuat pertandingan babak pertama mundur selama 114 detik

- Keputusan: denda Rp. 100.000.000,-

3. Persija Jakarta

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta

- Tanggal Kejadian: 28 November 2025

- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 1 buah flare di Tribun Barat yang dilakukan oleh suporter Persija Jakarta

- Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-

4. PSIM Yogyakarta

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta

- Tanggal Kejadian: 28 November 2025

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter PSIM Yogyakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

5. Persita Tangerang

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Dewa United Banten FC vs Persita Tangerang

- Tanggal Kejadian: 29 November 2025

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persita Tangerang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 3 Desember 2025

1. Persibo Bojonegoro

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs RANS Nusantara Football Club

- Tanggal Kejadian: 29 November 2025

- Jenis Pelanggaran: pelatih kepala Tim Persibo Bojonegoro menolak untuk melakukan Post Match Press Conference

- Keputusan: denda Rp. 2.500.000,-

2. Aqsa Aqyuba Yuarnna Rabbani (Pemain RANS Nusantara FC)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs RANS Nusantara Football Club

- Tanggal Kejadian: 29 November 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan dengan mendorong wasit sebanyak 3 kali

- Keputusan: larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 12.500.000,-

3. Pekanbaru FC

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Pekanbaru FC vs Tri Brata Rafflesia FC

- Tanggal Kejadian: 30 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-

4. Muhammad Kifly (Pemain Persika Karangayar)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United

- Tanggal Kejadian: 30 November 2025

- Jenis Pelanggaran: menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 2.500.000,-

5. Persika Karanganyar

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United

- Tanggal Kejadian: 30 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 4 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-

6. Daud Kotulus (Pemain Persikutim United)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United

- Tanggal Kejadian: 30 November 2025

- Jenis Pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 2.500.000,- (*)

Baca Lebih Lanjut
Komdis PSSI Larang Yakob Sayuri Bela Malut United saat Lawan Persib Bandung dan PSM Makassar
Hasil Sidang Komdis PSSI, Saat Unggul Dari Persib Kini Persija Malah Didenda 160 Juta cek Persebaya
Komdis PSSI Panen Rp 260 Juta dari Persebaya, Persija, PSIM dan Persita, Ada Sanksi Telat 114 Detik
Mulyadi Danu Saputra
FOTO-FOTO: Persikutim United vs RANS Nusantara FC, Singa Mose Evaluasi Total!
Persikutim United Alami Kekalahan Lawan Rans Nusantara FC, Penyelesaian Akhir Jadi Kendala Utama
Persikutim United Tumbang Tipis dari Rans Nusantara, Manajemen Bakal Evaluasi Finishing Gol
Hasil Liga Nusantara: RANS Buat Persikutim United Makin Terpuruk di Dasar Klasemen Grup C
PSS Sleman Tanggapi Santai Sanksi Komdis PSSI kepada Pieter Huista
Persebaya Surabaya Didenda Rp 250 Juta oleh Komdis PSSI, Uston Nawawi Minta Bonek Lebih Dewasa
Cak Sur
BREAKING NEWS - Teja Gagalkan Penalti David da Silva, Skor Malut United Vs Persib Bandung 0-0
Elfan Fajar Nugroho