Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat masih melakukan pembersihan dan pemutakhiran data hasil Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi di lapangan telah selesai. Saat ini, BPS tengah memasuki tahap pengolahan dan integrasi data dari berbagai sumber.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat kelurahan dan desa yang turut membantu kelancaran pelaksanaan sensus.
"Terima kasih, Jawa Barat sudah berlangsung dengan baik dan bagus. Kami sedang tahap cleaning data," ujar Ari, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, proses pembersihan data menjadi bagian penting sebelum hasil Sensus Ekonomi dipublikasikan.
Baca juga: Anomali Tenaga Kerja di Jawa Barat, Pengangguran Turun Tapi 13 Ribu Pekerja Kena PHK
Sebab, data pelaku usaha yang dimiliki BPS sebelumnya berasal dari berbagai sumber sehingga perlu dicocokkan dan diintegrasikan dengan hasil pendataan terbaru.
Data usaha yang sudah tidak aktif, tutup, maupun tercatat ganda akan dipilah agar tidak memengaruhi gambaran kondisi ekonomi sebenarnya.
"Kita tahu berapa yang sebenarnya sudah tidak aktif lagi dan lain-lain, dan berapa yang betul-betul aktif dan share-nya berapa terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat," katanya.
Ari menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi nantinya akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai struktur ekonomi Jawa Barat.
"Struktur ekonomi Jawa Barat nanti akan segera kita dapatkan setelah rilis dan ini sedang difinalkan datanya," ucapnya.
Terkait target publikasi, Ari menyebut hasil Sensus Ekonomi direncanakan mulai dirilis pada 2027.
"Tahun depan nanti kita sudah rilis, insyaallah, tapi kapannya pastinya BPS pusat," ujarnya. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.