Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM- Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan pemanis buatan sebagai pengganti gula yang dikonsumsi setiap hari.Meski memiliki kandungan kalori lebih rendah, penggunaan pemanis buatan tetap perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.Hal ini disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, dalam media discussion bertajuk “Kalbe Dukung Pencegahan Diabetes melalui Deteksi Dini, Nutrisi Tepat, hingga Solusi Kesehatan Personal” di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/11).Nadia menjelaskan, salah satu jenis pemanis non-gula, yakni sukralosa, dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengurangi penggunaan gula pasir.Sukralosa memiliki tingkat kemanisan tinggi, tetapi dengan kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan gula biasa.Meski demikian, bukan berarti pemanis buatan bisa dikonsumsi tanpa batas.Kemenkes memperbolehkan penggunaannya sesekali, tetapi tidak menyarankan pemanis buatan dijadikan campuran minuman atau konsumsi rutin setiap hari.Sementara itu, bagi masyarakat yang menderita diabetes, Nadia menyarankan agar penggunaan pemanis buatan terlebih dahulu dikonsultasikan dengan ahli gizi maupun tenaga kesehatan.Langkah ini penting agar pemilihan pemanis tetap sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan nutrisi masing-masing.(Tribun-Video.com)Program: Tribunnews UpdateHost: Adila Ulfa Muna RisnaEditor Video: Titis TiaraUploader: Bintang Nur RahmanReporter: Aisyah Nursyamsi
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.