SURYA.co.id, SURABAYA – Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, memilih tidak mempermasalahkan kepemimpinan wasit Aidil Azmi setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026) malam.

Meski pertandingan pekan kedelapan Super League 2026/2027 diwarnai dua gol yang dianulir melalui keputusan wasit dan VAR, pelatih asal Spanyol tersebut enggan menjadikan kepemimpinan pengadil lapangan sebagai bahan evaluasi utama.

Juan Cortes menegaskan, fokusnya saat ini adalah memperbaiki performa tim dan memastikan para pemain tetap menjalankan strategi permainan dengan baik.

"Jika wasit memutuskan gol tersebut tidak sah, itu karena VAR yang memutuskannya. Saya tidak bisa berbuat banyak," kata Juan Cortes kepada SURYA.co.id usai pertandingan di GBT.

"Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena terkadang mereka melakukan kesalahan, tapi inilah sepak bola," imbuhnya.

Baca juga: Juan Cortes Bongkar Strategi Persijap Tahan Imbang Persebaya

Juan Cortes Pilih Hormati Keputusan VAR

Dalam pertandingan tersebut, terdapat dua gol yang dianulir. Masing-masing satu gol milik Persijap dan satu gol dari Persebaya.

Gol striker Persijap, Juan Douglas, pada menit ke-63 tidak disahkan wasit Aidil Azmi karena dinilai berada dalam posisi offside.

Sementara itu, gol penyerang Persebaya, Miguel Pereira, pada menit ke-90+4 juga dianulir setelah wasit menilai terjadi pelanggaran sebelum gol tercipta berdasarkan tinjauan VAR.

Keputusan tersebut memicu reaksi berbeda dari kedua kubu.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sebelumnya melayangkan protes keras.

Ia menilai gol Persijap yang dicetak Vasko Kalezic pada menit ke-55 seharusnya tidak disahkan karena didahului pelanggaran terhadap pemain Persebaya.

Berbeda dengan Tavares, Juan Cortes memilih tidak memperpanjang polemik tersebut.

"Kami menaruh fokus pada para pemain kami, pada model permainan kami, dan rencana permainan kami. Kami punya banyak pekerjaan dan banyak hal yang harus diperbaiki, jadi saya tidak ingin berbicara tentang wasit," tegasnya.

Ia juga menilai perangkat pertandingan telah berusaha menjalankan tugas dengan baik meskipun keputusan yang diambil tidak selalu lepas dari kesalahan.

"Mereka sudah mencoba melakukan yang terbaik, tapi mereka adalah manusia yang bisa membuat kesalahan. Namun pada akhirnya, saya rasa keputusannya sudah tepat untuk pertandingan ini," tambahnya.

Persijap Raih Poin Tandang Perdana

Terlepas dari polemik keputusan wasit, Juan Cortes mengaku cukup puas dengan tambahan satu poin dari markas Persebaya.

Hasil imbang tersebut menjadi poin tandang pertama Persijap musim ini setelah sebelumnya menelan kekalahan dalam tiga pertandingan tandang.

Persijap bahkan sempat berada di ambang kemenangan setelah unggul lebih dulu melalui gol Vasko Kalezic pada menit ke-55.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah bek Persebaya, Risto Mitrevski, mencetak gol penyeimbang melalui sundulan pada menit ke-90+2.

Juan Cortes mengakui timnya kecewa karena gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

"Kami kecewa karena nyaris menang, namun kehilangan tiga poin di lima menit terakhir," ungkapnya.

Meski demikian, ia meminta para pemain segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya menghadapi Garudayaksa FC.

"Kami akan terus bekerja dengan cara seperti ini. Ini adalah poin yang bagus bagi kami, dan mulai besok kami akan mencoba memikirkan pertandingan melawan Garudayaksa FC," pungkas Juan Cortes.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.