SURYA.co.id, Surabaya - Nama Yuran Fernandes Rocha Lopes kembali menjadi sorotan setelah berperan penting dalam kemenangan Persebaya Surabaya atas Madura United. Bek asal Portugal itu menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit dari tekanan dan mencetak gol penentu kemenangan ketika Bajol Ijo menang 3-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Jalan Stadion Gelora Bung Tomo, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026), Yuran menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam jalannya pertandingan.
Penalti yang ia eksekusi pada masa injury time mengubah skor menjadi 2-1 dan membuka jalan bagi kemenangan Green Force.
Gol tersebut terasa spesial karena hanya beberapa hari sebelumnya Yuran menjadi sorotan saat mencetak gol bunuh diri dalam kekalahan Persebaya 0-1 dari PSM Makassar di Parepare.
Berdasarkan catatan SURYA.co.id, bek asal Portugal itu berhasil menjawab kritik dengan cara terbaik, yakni membantu Persebaya bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Baca juga: Bernardo Tavares Minta Pemain Persebaya Tidak Remehkan Persijap, Beri Sinyal Lakukan Rotasi
Yuran Fernandes merupakan pemain berkebangsaan Portugal yang lahir pada 19 Oktober 1994. Pemain bernama lengkap Yuran Fernandes Rocha Lopes tersebut berposisi sebagai bek tengah dan menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di lini pertahanan Persebaya musim ini.
Dengan tinggi badan sekitar 182 sentimeter, Yuran dikenal memiliki kemampuan duel udara yang kuat dan karakter kepemimpinan yang menonjol di lapangan.
Pada daftar pemain resmi saat melawan Madura United, ia tercatat sudah tampil dalam enam pertandingan sebelum laga Derby Suramadu berlangsung dan telah menyumbang satu gol bagi Persebaya.
Musim ini, Yuran menjadi bagian penting dari komposisi pemain asing yang dipertahankan Persebaya dalam proyek pembangunan tim bersama pelatih Bernardo Tavares.
Duetnya dengan Jose Walber Mota de Amorim menjadi salah satu fondasi pertahanan Bajol Ijo.
Baca juga: Terungkap Alasan Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Pilih Yuran jadi Eksekutor Penalti, Bukan Alex
Perjalanan Yuran dalam dua pertandingan terakhir memperlihatkan karakter yang kuat.
Saat menghadapi PSM Makassar, ia mengalami momen sulit setelah bola hasil umpan tarik lawan justru masuk ke gawang sendiri dan membuat Persebaya kalah 0-1. Hasil tersebut sekaligus menjadi kekalahan perdana Bajol Ijo musim ini.
Namun kondisi berbeda terjadi saat menghadapi Madura United.
Pada laga Derby Suramadu, Persebaya sempat dibuat frustrasi setelah keunggulan Miguel Pereira berhasil disamakan oleh gol Gali Freitas. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Persebaya mendapat hadiah penalti usai Miguel Pereira dilanggar di kotak terlarang.
Menariknya, Yuran yang maju sebagai algojo.
Keputusan tersebut ternyata bukan tanpa alasan.
"Kami melatih tendangan penalti di latihan terakhir yang kami lakukan di GBT, kami memiliki banyak pemain yang bisa mengambilnya," ujar Bernardo Tavares.
"Dan di latihan terakhir, yang paling banyak mencetak gol penalti adalah Yuran, jadi dia mengambil bola itu dan mengeksekusinya," lanjut Bernardo Tavares.
Yuran berhasil menjalankan tugas dengan sempurna dan membawa Persebaya kembali unggul. Tak lama kemudian, Yann Mabella memastikan kemenangan menjadi 3-1.
Performa Yuran menjadi gambaran karakter yang ingin dibangun oleh Bernardo Tavares di Persebaya.
Selepas pertandingan, pelatih asal Portugal itu secara khusus memuji sikap dan mentalitas pemainnya yang tidak menyerah hingga menit akhir pertandingan.
"Saya sangat menyukai sikap dan karakter yang ditunjukkan para pemain malam ini. Mereka bermain agresif, memiliki intensitas tinggi, dan terus bergerak untuk menciptakan ruang. Inilah karakter yang ingin kami bangun sebagai identitas Persebaya," ujar Coach Tavares kepada SURYA.co.id.
Kemenangan atas Madura United juga mengangkat posisi Persebaya ke peringkat ketujuh klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan.
Dalam konteks itu, gol Yuran tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan setelah periode sulit yang dialami Green Force dalam dua laga sebelumnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.