TRIBUNBATAM.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas mengenai tujuan dirinya memimpin Indonesia. Ia mengaku tidak ingin menjadi presiden apabila rakyat masih terus hidup dalam kemiskinan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Di hadapan para peserta, Prabowo menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan utama pemerintahan, bukan sekadar pencapaian jabatan atau kekuasaan.

“Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi presiden, rakyat saya miskin terus, saya tidak mau jadi presiden. Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi presiden,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan mengenai target yang ingin dicapai pemerintahannya, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Janji Aliran Dana ke Daerah Lebih Besar

Selain menyinggung persoalan kemiskinan, Prabowo meminta para kepala daerah tidak perlu khawatir terhadap penyaluran dana dari pemerintah pusat ke kabupaten maupun provinsi.

Ia menyatakan pemerintah berencana meningkatkan aliran dana ke daerah pada tahun mendatang.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menggerakkan perekonomian nasional dengan memperkuat aktivitas ekonomi di daerah, bukan hanya mengandalkan pertumbuhan dari pusat.

“Bukan kita kurangi uang di kabupatenmu. Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu, provinsimu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada saya sebelum ini,” ujarnya.

Baca juga: Peringatan Hari Santri 2026, Gubernur Kepri: Santri Punya Peran Penting untuk Masa Depan Bangsa

Prabowo juga meyakini jumlah dana yang disalurkan ke daerah pada tahun depan akan semakin besar.

“Dan tahun yang akan datang, saya yakini, akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat rakyat. Tujuan kita rakyat sejahtera,” katanya.

Meski demikian, besaran alokasi dan mekanisme penyaluran dana tersebut tidak dirinci dalam pernyataan yang disampaikan pada kesempatan itu.

Senyum Rakyat Jadi Tolok Ukur Pemimpin

Dalam pidatonya, Prabowo turut mengingatkan gubernur, bupati, dan para pemimpin daerah agar tidak hanya berorientasi pada jabatan maupun pencapaian administratif.

Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin seharusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang dipimpinnya.

Menurut Prabowo, kesejahteraan warga harus menjadi ukuran penting dalam menilai keberhasilan kepala daerah menjalankan tugasnya.

“Kebanggaan kita, para gubernur semua, kebanggaanmu para bupati, kebanggaan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum. Nah itu kebanggaan kalian,” tutur Prabowo.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan pemerintah daerah sebagai bagian penting dalam mewujudkan target kesejahteraan nasional.

Dengan janji peningkatan aliran dana ke daerah dan penekanan pada pengentasan kemiskinan, Prabowo meminta para kepala daerah memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.