WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Sarwendah Tan menanggapi komentar warganet yang memintanya tetap tenang dan tidak membalas unggahan Ruben Onsu di media sosial di tengah konflik yang masih menjadi sorotan publik.
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah sampai detik ini belum berakhir, keduanya kerap mengunggah video-video sebagai senjata untuk saling menyerang.
Namun banyak sekali komentar di laman Instagram Sarwendah, yang memintanya untuk tenang dan tak membalas unggahan Ruben di media sosial.
Wanita yang akrab disapa Wenda itu memilih untuk melawan warganet, dengan membalas unggahan Ruben di media sosialnya.
Wanita berusia 37 tahun itu mempertanyakan pernyataan warganet untuk memintanya tenang dan tak meladeni Ruben dengan emosi.
Baca juga: Sidang Hak Asuh Anak Ruben-Sarwendah Masuk Pembuktian, Ada 13 Alat Bukti
"Saya sering berpikir apakah seorang perempuan hanya akan dipercaya jika ia selalu tenang, gak pernah marah, gak pernah membalas, selalu diinjak-injak, dan gak pernah memperlihatkan emosinya?" kata Sarwendah ketika dihubungi awak media, Kamis (22/10/2026).
Ia kemudian mempertanyakan apakah reaksi seorang perempuan ketika membela diri justru akan memperkuat prasangka yang sudah terbentuk di tengah masyarakat.
"Ketika ia melawan, menunjukkan dirinya tidak setuju, apakah sikap itu akan dipakai untuk memperkuat prasangka yang sudah ada?" sambungnya.
Sarwendah menegaskan bahwa dirinya tidak mengharapkan publik langsung berpihak kepadanya setiap kali memberikan tanggapan terhadap unggahan Ruben.
"Saya hanya berharap orang bisa melihat persoalan ini secara utuh," tegasnya
Ibu tiga anak ini menyoroti bagaimana konflik dirinya dan mantan suami kerap digiring siapa yang menjadi korban atau siapa yang disalahkan.
Padahal, persoalan rumah tangga, nafkah, hingga pengasuhan anak tidak sesederhana yang terlihat di media sosial.
"Di tengah semua polemik ini saya berharap kepentingan anak-anak tetap menjadi perhatian utama. Dan saya mohon konflik kedua orang tua itu tidak ada sangkut pautnya dengan anak-anak," jelasnya.
Baca juga: Ruben Onsu Adopsi Thayaka, Melanie Subono Ceritakan Kondisi Bayi Saat Pertama Ditemukan
"Jadi jangan di-bully anak-anaknya, jangan membuat narasi tidak baik tentang anak-anak," sambungnya.
Mengenai keputusannya merilis rekaman bukti ke publik yang sempat menuai pro-kontra, Sarwendah Tan meminta publik tidak langsung menghakimi dirinya.
Ia hanya menginginkan keadilan yang didasari oleh pemeriksaan fakta dan bukti nyata, bukan sekadar persepsi liar.
"Bagi saya, keadilan bukan tentang siapa yang lebih dulu dipercaya atau siapa yang terlihat paling sempurna di mata publik. Keadilan berarti fakta diperiksa," ucapnya.
"Setiap pihak diberi ruang menjelaskan diri dan kesimpulan dibuat dengan hati-hati. Saya berharap orang-orang bersedia mendengarkan terlebih dahulu sebelum menjatuhkan penilaian," tambahnya.
Sarwendah juga mengungkapkan alasan mengapa meminta Ruben Onsu melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum bertemu anak-anak, karena ia memastikan hal itu bukan untuk menjatuhkan mantan pasangannya.
"Pihak RO mempersoalkan permintaan tersebut karena menurut kuasa hukumnya syarat itu tidak tercantum dalam kesepakatan pasca perceraian. Dari pihak saya, permintaan itu dilakukan dengan kepentingan kesehatan anak-anak dan sebelum saya meminta itu, saya dan anak-anak sudah melakukan tes kesehatan," katanya.
Baca juga: Sarwendah Minta Bantuan Komnas PA soal Anak, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya
Sarwendah berharap penjelasan tersebut dipertimbangkan secara utuh dan tidak ditafsirkan hanya berdasarkan spekulasi yang belum terbukti.
Ia menegaskan kekhawatiran yang disampaikannya perlu dipahami dalam konteks yang jelas, bukan dianggap sebagai upaya menyerang mantan pasangan.
"Saya berharap kekhawatiran saya dapat didengar sebagai persoalan yang perlu dipahami, bukan sebagai upaya untuk menjatuhkan mantan pasangan," ujar Sarwendah. (Ari).
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.