SURYAMALANG.COM, MALANG - Posisi Marcos Santos sebagai pelatih kepala Arema FC mulai berada di ujung tanduk menyusul rentetan hasil negatif yang diraih Skuad Singo Edan di kompetisi Super League 2026/2027.
Dari enam pertandingan awal yang telah dilakoni, Arema FC hanya mampu mencatatkan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.
Parahnya lagi, Singo Edan harus melewati lima laga beruntun tanpa pernah meraih poin penuh.
Catatan minor tersebut mencakup dua hasil imbang di kandang sendiri saat menjamu Persik Kediri dan Bhayangkara Presisi Lampung FC, serta dua kekalahan dari Garudayaksa FC dan Persija Jakarta.
Satu-satunya kemenangan Arema FC musim ini hanya diraih pada pekan pembuka kompetisi saat menggilas Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-0.
Statistik buruk ini menjadi bukti nyata penurunan performa Arema FC di awal musim, hingga memicu gelombang kritik tajam dari Aremania yang menyuarakan desakan evaluasi juru taktik asal Brasil tersebut melalui media sosial resmi klub.
Puncak keterpurukan Arema FC terjadi saat dibuat tak berdaya oleh Persija Jakarta dengan kekalahan mencolok 1-5 pada Rabu (21/10/2026) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.
Padahal, sebelum laga bergulir, Marcos Santos sempat mengumandangkan janji akan melakukan perubahan strategi demi mencuri poin dari markas Macan Kemayoran.
Namun di lapangan, taktik dan strategi yang dirancang Marcos Santos gagal berjalan maksimal.
Lini pertahanan Arema FC justru digempur habis-habisan oleh permainan ofensif dan pressing tinggi yang diperagakan Stjepan Loncar dan kawan-kawan.
Baca juga: Persija Jakarta Bungkam Arema FC dengan Skor 5-1, Singo Edan Tak Berdaya di Kandang Macan Kemayoran
Skema serangan balik serta set piece yang selama ini menjadi senjata andalan Singo Edan tak berkutik menghadapi kokohnya barisan belakang Persija.
Marcos pun mengakui keunggulan lawan usai laga.
"Menghadapi Persija Jakarta menjadi pertandingan yang cukup sulit bagi kami. Kami harus tertinggal dua gol dulu di awal pertandingan, di saat kami sudah mulai mengembangkan permainan" ungkapnya.
"Namun, Persija tampil cukup solid dan mencetak lebih banyak gol. Itu seperti akhir pertandingan bagi kami," imbuh Marcos.
Kekalahan telak dari Persija kian mempergenting nasib Marcos Santos di kursi kepelatihan.
Berdasarkan informasi dari sumber internal tim kepada SURYAMALANG.COM, Manajemen Arema FC bergerak cepat dan bakal segera menggelar evaluasi total terhadap kinerja sang pelatih.
Langkah evaluasi ini dinilai sangat mendesak mengingat ketatnya jadwal pertandingan di kompetisi Super League musim ini.
Baca juga: Susunan Pemain Persija Jakarta Vs Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Duel Pekan 6 Super League
Singo Edan tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan, sebab harus bersiap melakoni laga berikutnya.
Sesuai jadwal, Arema FC akan menjamu Dewa United pada laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada akhir pekan nanti, Minggu (25/10/2026).
Laga ini menjadi pertaruhan krusial bagi masa depan Marcos Santos bersama Singo Edan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.