SURYA.co.id, JEMBER – Dua orang terduga perampok melukai pemilik Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat beraksi pada Kamis (22/10/2026) pagi.
Keduanya diduga membawa kabur satu tas berisi valuta asing (valas) dan sejumlah surat penting dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta hingga Rp 700 juta.
Aksi tersebut berlangsung cepat, sekitar tiga menit.
Setelah melukai pemilik toko dan anaknya menggunakan senjata tajam jenis celurit, kedua terduga pelaku melarikan diri menggunakan mobil Toyota Yaris putih.
Baca juga: BREAKING NEWS Dugaan Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu dan Anak Dibacok 2 Pria Bermasker
Panit Opsnal 3 Polsek Kaliwates, Iptu Devi Novita Puspitasari, mengatakan barang yang dibawa kabur berupa valuta asing, termasuk uang tunai dolar Amerika Serikat, serta beberapa surat penting.
Seluruh barang tersebut disimpan dalam satu tas yang berada di area kantor Toko Emas Murni.
"Kerugian diperkirakan antara Rp 500 juta - Rp 700 juta, dalam bentuk valuta asing semua di antaranya ada dollar dan beberapa surat penting," ujar Devi kepada SURYA.co.id, Kamis (22/10/2026).
Devi memastikan tidak ada perhiasan emas yang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut. Namun, polisi masih akan memeriksa kembali secara terperinci barang-barang yang dibawa pelaku.
"Tidak ada perhiasan, valas semuanya. Namun akan kami cek lagi detailnya karena saat ini keluarga masih fokus pada korban," lanjutnya.
Baca juga: Gelagat Perampok Toko Emas Murni di Jember Datang Sebelum Buka, Gondol Valas lalu Ngacir Pakai Mobil
Toko Emas Murni diketahui tidak hanya melayani transaksi jual beli perhiasan, tetapi juga transaksi valuta asing.
Dua korban dalam peristiwa tersebut adalah Lily (71), pemilik toko, dan anaknya, Adi Kusuma (49).
Berdasarkan keterangan polisi, kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB, ketika toko belum sepenuhnya dibuka.
Pintu harmonika baru terbuka sebagian, cukup untuk dilalui seseorang.
Di dalam toko, dua penjaga sedang bersiap di area konter perhiasan.
Sementara itu, Lily dan Adi berada di bagian kantor yang terletak di belakang konter.
Tiba-tiba, dua pria bersenjata tajam masuk dan mengancam penjaga toko.
Mereka kemudian menuju area kantor untuk mengambil valuta asing dan sejumlah dokumen penting.
Lily dan Adi berusaha mempertahankan barang-barang tersebut.
Namun, keduanya justru terluka setelah diduga dibacok menggunakan celurit.
Lily mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Adi terluka di tangan dan kaki.
Setelah melihat kedua korban terluka, para terduga pelaku langsung meninggalkan toko dengan membawa satu tas berisi valuta asing.
Kedua terduga pelaku melarikan diri menggunakan mobil Toyota Yaris berwarna putih yang terparkir di seberang toko, tepatnya di sisi utara Jalan Sultan Agung.
Ketika warga mulai berdatangan, mobil tersebut sudah melaju ke arah utara, menuju Alun-Alun Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Mobil itu dilaporkan melaju kencang saat melewati kawasan Masjid Al-Baitul Amien dan Pendapa Wahyawibawagraha.
Pada saat bersamaan, berlangsung pawai Hari Santri di kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada warga yang dilaporkan tertabrak.
Sejumlah warga dan petugas keamanan sempat berusaha mengejar serta mengadang kendaraan tersebut. Namun, upaya itu tidak berhasil menghentikan laju mobil.
"Kejadiannya sangat cepat. Untuk peristiwa pembacokan terjadi di dalam toko, di area kantor," kata Devi.
Polisi hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku.
Sebelumnya, seorang warga setempat bernama Rudi mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar adanya peristiwa pembacokan terhadap seorang ibu dan anaknya.
"Tiba-tiba sudah ada yang dibacok, ibu dan anaknya," ujar Rudi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, darah terlihat berceceran di trotoar depan toko.
Polisi menjelaskan, darah tersebut berasal dari korban yang keluar dari toko ketika hendak mendapatkan pertolongan dari keluarga dan warga.
Kedua korban kemudian dibawa ke RSD dr Soebandi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk mendapatkan perawatan medis.
Lokasi kejadian berada di kawasan pertokoan Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Di sepanjang jalan tersebut terdapat sejumlah tempat usaha, mulai dari toko emas hingga toko sepatu dan peralatan listrik.
Hingga Kamis (22/10/2026), polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut dan memburu dua terduga pelaku.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.