Liputan6.com, Jakarta - Legenda Liga Inggris yang kini menangani Coventry City, Frank Lampard buka suara terkait momen kepindahan dirinya dari Chelsea ke Manchester City pada musim 2014/2015 silam. Situasi ini menyusul terbuktinya The Citizens melakukan pemalsuan dokumen finansial pada rentang 2009-2018.
"Kita semua pasti sudah melihat berita itu. Tentunya itu adalah berita yang signifikan dan Manchester City kini mengajukan banding. Saya rasa itu adalah keseluruhan reaksi saya," jawab Lampard kepada media.
Sejatinya, Frank Lampard tidak benar-benar langsung pindah dari The Blues ke Etihad Stadium. Saat berpisah dengan Chelsea di akhir musim 2014/2015, ia menandatangani kontrak dengan salah satu klub mitra Manchester City di Liga Amerika Serikat, New York City.
Dengan jadwal bergulirnya MLS yang berbeda dari mayoritas liga Eropa, grup yang menaungi kedua tim kemudian sepakat meminjamkan Lampard ke Manchester City dan kembali tampil di Premier League.
Masalah kemudian muncul setelah The Citizens resmi dinyatakan bersalah. Transfer Lampard yang terjadi pada periode pemalsuan dokumen oleh Manchester City membuat namanya ikut terseret dan kini mesti membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Sebagai seorang pemain profesional yang menjalankan kontrak, Lampard mengaku tidak tahu sama sekali tentang urusan finansial di balik layar. Masa peminjamannya ke Manchester City kala itu hanyalah proses transfer antara dua klub yang dia hormati dan taati.
"Apa yang dapat saya katakan soal banding Manchester City? Saya tidak termasuk dalam masalah tersebut. Saya sepenuhnya berada di luar cerita itu. Saya bermain untuk Manchester City sudah lama sekali dan hanya untuk satu musim saja," tutur Lampard.

Sejauh ini, eks kapten The Blues tersebut enggan berkomentar lebih lanjut terkait kasus yang menimpa The Citizens. Baginya, penting untuk menunggu putusan Komite Independen Premier League dan tak asal memberikan informasi secara sepihak.
"Kita akan menunggu dan melihat putusan apa yang akan diberikan dalam beberapa waktu ke depan," ujar Lampard. "Saya sama sekali tidak mengetahui kapan jadwal putusan akan keluar," lanjutnya.

Akhir musim lalu, racikan gemilang Frank Lampard pada skuad Coventry City sukses membawa klub tersebut promosi ke Premier League. Saat ini, sosok berusia 48 tahun itu tengah berjuang bersama timnya untuk bertahan di Liga Inggris musim depan.
"Saya berada di luar lingkaran (kasus) tersebut. Saya saat ini memiliki pekerjaan yang harus saya selesaikan," sebut Lampard. "Persoalan ini pastinya diketahui semua orang dan mereka (City) adalah klub besar dengan skuad penuh kualitas. Jadi, mari kita tunggu (putusannya)," pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.