TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang punya kans besar menduduki puncak klasemen Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027.
Hal itu terealisasi, jika dalam laga pekan kelima menjamu Persiraja Banda Aceh, Jumat (9/10/2026) malam ini, skuat Mahesa Jenar berhasil memenangi pertandingan.
Laga kedua tim akan berlangsung di kandang PSIS, Stadion Jatidiri, Kota Semarang, dengan kick off mulai pukul 19.00.
Tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang ini berhasil menambah pundi-pundi poin setelah menekuk Adhayaksa Bekasi City FC serta dinyatakan menang walkover (WO) atas Persiku Kudus.
Tambahan enam poin ini kemudian membawa Komang Tri cs menduduki urutan dua klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin.
PSIS hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen sekarang, PSMS Medan dengan koleksi 10 poin.
Artinya, jika menang atas Laskar Rencong, malam ini, PSIS akan langsung naik ke puncak klasemen.
PSMS baru akan bertanding, pada Minggu (11/10/2026) lusa, di kandang PSPS Pekanbaru.
Jika PSIS menang atas Persiraja dan PSMS meraih hasil imbang atau kalah dari PSPS, posisi skuat asuhan Widodo C Putro di puncak klasemen akan semakin kokoh.
Bicara soal jelang pertandingan kontra Persiraja Banda Aceh, motivasi tinggi jelas menyelimuti skuat Mahesa Jenar yang musim ini selalu meraih hasil positif di kandang sendiri.
Status tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi PSIS yang selalu didukung belasan ribu pendukungnya.
Antusias
Headcoach PSIS, Widodo C Putro menyebut, anak asuhnya sangat antusias menatap laga kontra Persiraja.
Dia bahkan menyebut, persiapan timnya sangat maksimal kali ini.
"Persiapan kami saya kira sudah siap. Bahkan bukan 100 persen lagi, anak-anak mungkin bisa melebihi itu," beber mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu dalam jumpa pers, Kamis (7/10/2026).
"Tapi saya wanti-wanti juga kepada mereka supaya tidak berlebihan. Tidak ada kata meremehkan lawan, meskipun mungkin dari empat pertandingan ini Persiraja belum pernah menang," sambungnya.
Musim ini, Persiraja belum sekalipun merasakan hasil positif yang berimbas pada peringkat di papan klasemen.
Tim berjuluk Laskar Rencong itu menempati urutan sembilan di papan klasemen sementara.
"Kami tetap respek kepada mereka karena mereka juga masih bisa menciptakan gol. Jadi, itu yang perlu kami waspadai," lanjut Widodo.
Menatap laga kontra Persiraja, Widodo mengaku, sudah melakukan evaluasi terhadap permainan tim di laga sebelumnya.
Salah satunya adalah masalah penyelesaian akhir yang kurang bagus.
Dari beberapa peluang emas PSIS, hanya satu gol yang bisa diciptakan anak asuhnya dalam laga sebelumnya.
“Kalau saya, mengevaluasi secara keseluruhan. Tidak hanya banyak peluang yang mestinya bisa dikonversi menjadi gol, tetapi juga bagaimana cara bermain kita. Itu yang sangat penting," kata Widodo.
"Pemain sudah berhasil menciptakan peluang. Tinggal final pass-nya yang kemarin juga kami evaluasi. Dalam latihan, dari awal bahkan dalam setiap pertemuan, karena saya suka menyerang dan saya suka terjadi banyak gol dalam permainan," imbuhnya.
Prediksi pemain
PSIS diprediksi masih akan mempercayakan trio Miftahul Hamdi, Krisna John, dan Deri Corfe di lini depan.
Kemudian ketiganya akan di-support gelandang serang, Jonathan Bustos.
Di lini belakang, duet Fabiano Beltrame dan Komang Tri tampil begitu solid sehingga kecil kemungkinan akan dirotasi dalam laga malam nanti.
Sama halnya dengan pos penjaga gawang yang dikawal Rizki Darmawan.
Rizki menunjukkan performa yang stabil sejauh ini.
"Jadi, saya harapkan kepada setiap pemain, siapa pun itu, bukan hanya striker atau pemain depan, peluang sekecil apa pun tolong diusahakan untuk bisa menjadi gol," ungkapnya.
Sementara itu, gelandang bertahan PSIS, Rifki Dwi Septiawan menyatakan, ia dan rekan setimnya sudah siap tampil dan menjalankan arahan dari tim pelatih.
"Untuk persiapan melawan Persiraja, kami sendiri dan teman-teman semua saya rasa sudah cukup siap. Taktikal dari kami juga akan kami jalankan di pertandingan besok (malam ini—Red),” kata Rifki.
“Semua pemain di sini akan membawa tekad untuk mendapatkan tiga poin besok," tandasnya.
Dari kubu lawan, Persiraja Banda Aceh datang dengan misi bangkit bersama pelatih baru Muhammad Ridwan.
Legenda PSIS Semarang tersebut ditunjuk sebagai nakhoda baru Persiraja di pekan keempat menggantikan Jaya Hartono.
Dalam debutnya sebagai pelatih Persiraja, Ridwan harus puas timnya kalah tipis 1-2 dari tamunya, Sumsel United FC.
Menghadapi PSIS jadi momentum pembuktian Ridwan sebagai sosok yang tepat sebagai pelatih baru Persiraja.
Pemain Persiraja, Wahyu Jati Nugroho menyebut, timnya datang dengan misi merebut poin di kandang PSIS.
"Tentu kami datang dengan ambisi penuh memenangkan pertandingan. Pelatih juga sudah memberikan intruksi bagaimana menghadapi laga melawan PSIS," kata Wahyu. (F Ariel Setiaputra)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.