Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Abrasi pantai yang telah berlangsung lama di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terus menggerus kawasan pesisir dan mengancam aset milik masyarakat setempat.

Dampak abrasi tersebut tidak hanya menyebabkan perkebunan warga di sekitar pantai terkikis, tetapi juga mengakibatkan badan jalan beraspal di kawasan pesisir terputus.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena kerusakan terjadi secara bertahap dan telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Warga berharap ada upaya penanganan dari pihak terkait agar abrasi tidak semakin parah dan kerusakan di kawasan pantai dapat dikendalikan.

Baca juga: VIDEO - Dermaga Terminal Penumpang Feri Pelabuhan Kuala Langsa Amblas Akibat Abrasi

Hamdan, salah seorang warga setempat, mengatakan abrasi yang menggerus jalan di kawasan tersebut bukan persoalan baru.

Menurutnya, kondisi itu sudah berlangsung lama sehingga masyarakat berharap ada langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca juga: Abrasi di Sumber Rejo Ancam Hanyutkan Kuburan dan Mendekati Permukiman

"Harapan kami perlu dilakukan upaya sehingga tidak semakin parah," kata Hamdan kepada Serambi, Kamis (8/10/2026).

Ia berharap kondisi pesisir Suak Puntong mendapat perhatian sehingga kerusakan tidak terus meluas dan semakin banyak lahan milik warga yang terdampak.

Abrasi yang terjadi di kawasan tersebut menjadi persoalan bagi masyarakat yang memiliki perkebunan di sekitar pantai.

Pengikisan daratan oleh gelombang laut secara perlahan menyebabkan kawasan pesisir mengalami perubahan, termasuk pada bagian yang sebelumnya dimanfaatkan untuk aktivitas warga.

Selain berdampak terhadap lahan perkebunan, terputusnya jalan aspal di dekat pantai juga menjadi salah satu bukti kerusakan yang ditimbulkan oleh abrasi.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pengikisan pantai tidak hanya memengaruhi bentang alam, tetapi juga infrastruktur yang berada di kawasan pesisir.

Sebelumnya, kawasan pantai Desa Suak Puntong dikenal sebagai salah satu objek wisata, yakni Pantai Naga Permain.

Namun, kawasan tersebut kini tidak lagi menjadi tujuan wisata seperti sebelumnya.

Aktivitas wisata pantai di sekitar wilayah itu kini lebih ramai di Gampong Lhok, desa tetangga Suak Puntong.

Perubahan tersebut membuat kawasan pesisir Suak Puntong menghadapi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga lingkungan pantai dan mempertahankan pemanfaatan kawasan oleh masyarakat.

Warga berharap persoalan abrasi di Suak Puntong dapat menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait.

Penanganan yang tepat dinilai penting agar kerusakan pantai tidak semakin meluas, sekaligus melindungi lahan perkebunan serta infrastruktur yang masih berada di sekitar kawasan pesisir.

Masyarakat juga berharap ada kajian mengenai kondisi pantai dan langkah penanganan yang sesuai dengan karakteristik wilayah tersebut.

Dengan demikian, upaya yang dilakukan nantinya dapat membantu mengurangi dampak abrasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Hingga keterangan warga tersebut disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana penanganan abrasi di kawasan itu, termasuk bentuk penanganan teknis yang akan dilakukan oleh pihak terkait.

Sekilas tentang Gampong Suak Puntong, Nagan Raya

Gampong Suak Puntong merupakan salah satu desa di Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Wilayah ini berada di kawasan pesisir yang berbatasan dengan Samudra Hindia dan memiliki bentang alam berupa dataran pantai serta kawasan perkebunan masyarakat.

Suak Puntong dikenal antara lain karena keberadaan Pantai Naga Permai, salah satu objek wisata bahari di Nagan Raya.

Pantai ini memiliki hamparan pasir dan deretan pepohonan cemara yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Kawasan tersebut juga pernah menjadi lokasi kegiatan masyarakat dan program edukasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman abrasi pantai. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.