TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, bersiap kembali ke persaingan setelah mencatatkan namanya sebagai juara dunia 2026.
Terdekat, Lanier bakal memanaskan persaingan Denmark Open 2026 yang merupakan ajang BWF World Tour Super 750.
Denmark Open 2026 bakal digelar di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, pada 13-18 Oktober mendatang.
Keikutsertaan Lanier di Denmark Open 2026 akan terasa berbeda dibandingkan penampilannya pada edisi-edisi sebelumnya.
Kini, pemain berusia 21 tahun tersebut datang sebagai pemegang gelar juara dunia, sekaligus salah satu pemain yang tengah mendapat perhatian besar di sektor tunggal putra.
Lanier adalah juara dunia 2026 setelah menaklukkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, dengan skor 21-11, 21-11, dalam laga final yang bertempat di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada 23 Agustus lalu.
Baca juga: Curhat Alex Lanier dan Gicquel/Delrue: Juara Dunia, tapi Bulu Tangkis Masih Minoritas di Prancis
Sebelum nantinya tampil di Denmark Open 2026, Lanier memutuskan mundur dari China Masters 2026 Super 750.
China Masters 2026 merupakan turnamen yang digelar tepat setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Media Prancis, L'Equipe, mengungkap bahwa keputusan Lanier untuk mundur dari China Masters 2026 sebagai bagian dari upayanya memulihkan kondisi.
Langkah tersebut membuat dirinya memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda kompetisi selanjutnya.
Baca juga: Medali Emas Alex Lanier dan Gicquel/Delrue Bawa Prancis Cetak Sejarah di Kejuaraan Dunia BWF 2026
Keberhasilan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 turut mengangkat status Lanier sebagai salah satu tunggal putra yang patut diperhitungkan.
Bahkan kala itu, Lanier berhasil naik ke peringkat tujuh dunia setelah merebut gelar juara dunia.
Adapun saat ini, Lanier menempati ranking delapan dunia dengan 76.985 poin, Selasa (6/10/2026).
Pelatih tim Prancis, Kestutis Navickas, menilai Lanier memiliki kemampuan untuk berkembang lebih jauh.
"Saya merasa Alex memiliki semua kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pemain terbaik di dunia," kata Navickas, dikutip dari L'Equipe.
Navickas juga menilai Lanier kini jauh lebih komplet dibandingkan sebelumnya, baik dari sisi teknik, taktik, fisik maupun mental.
Dengan bekal tersebut, Denmark Open 2026 akan menjadi ujian pertama bagi Lanier setelah menyandang status juara dunia.
Comeback ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Lanier untuk membuktikan bahwa gelar dunia bukanlah puncak sesaat, melainkan awal dari perjalanan baru di level tertinggi bulu tangkis dunia.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.