TRIBUN-MEDAN.com - Kabar terbaru terkait penyebaran influenza A di Sumut.
Ditemukan 27 kasus penyakit influenza A.
Apa itu influenza A?
Influenza A merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang sangat menular dan disebabkan oleh virus.
Meski demikan, influenza A bukan penyakit biasa yang tak perlu ditakuti.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal Lubis mengatakan, ada peningkatan kasus penyakit Influenza A di tahun ini.
Hamid mengatakan, dari data Januari- September 2026, ditemukan 27 kasus penyakit influenza A.
Dan data tersebut melonjak pada bulan lalu.
Dikatakan Hamid, meski mengalami kelonjakan dibanding tahun lalu, kondisi penyakit Influenza A masih ditahap aman namun tetap harus waspada.
"Ya memang untuk Influenza A ada peningkatan kasus. Sampai 25 September 2026, ditemukan 27 kasus. Ini yang terlaporkan," jelasnya kepada Tribun-Medan.com, Minggu (4/10/2026).
Dikatakannya, temuan dua kasus ini berasal dari dua rumah sakit yang khusus menangani penyakit Influenza A.
"Jadi dari Menkes ditetapkan dua rumah sakit untuk pemeriksaan sentimel yakni Puskesmas Teladan
Angka 27 pemeriksaan sentimel dsri menkes hanya ada di puskesmas teladan Medan dan RSUD Amri Tambunan Kabupaten Deliserdang.
"Jadi alat bantu deteksi dari Menkes atau alat pemeriksaan sentimel itu hanya di dua tempat tersebut. Mungkin, banyak temuan di rumah sakit Sumut, tapi dari laporan yang kami terima di dua rumah sakit yang telah dipilih itu ya 27 kasus," tegasnya.
Dijelaskannya, penyakit Influenza A ini memang menular.
Namun, tidak perlu ditakutkan.
"Penyakit Influenza A ini, pada umumnya sama seperti penyakit influnza lainnya. Dan menular. Kita juga harus tetap waspada,"ucapnya.
Hamid menjabarkan beberapa ciri-ciri penyakit Influnza A yang harus diperhatikan masyarakat.
"Gejalannya itu demam tinggi, nyeri otot, kelelahan sepanjang hari, batuk kering dan sakit kepala," jelasnya.
Diterangkannya, influenza A adalah infeksi virus pada saluran pernapasan yang datang secara mendadak dan menular dengan cepat melalui percikan liur atau air liur.
"Jika ada gejala yang disebutkan tadi, masyarakat harus istirahat total, perbanyak minum air putih, makan-makanan bergizi dan segera ke rumah sakit. Nantinya, jika memang ada Influenza A, pihak rumah sakit akan merujuk ke rumah sakit yang telah ditetapkan," jelasnya.
Ia meminta masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih. Karena itu satu diantara pencegahan, agar Influenza A tidak terjadi.
"Mulai dari mencuci tangan dengan air mengalir, memakai masker danmenghindari kontak fisik ke teman yang lagi flu serta suntik vaksinasi influenza A itu, cara mengatasi pencegahannnya," tutupnya.
• Demam tinggi (bisa di atas 38°C) secara mendadak.
• Batuk kering dan sakit tenggorokan.
• Nyeri otot atau sendi (myalgia) dan sakit kepala.
• Kelelahan ekstrem dan tubuh terasa lemas.
• Media: Percikan air liur (droplet) saat batuk, bersin, atau berbicara.
• Kontak: Menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi lalu memegang area wajah (hidung, mulut, mata).
• Masa penularan: Bisa menularkan dari 1 hari sebelum gejala muncul hingga 5–7 hari setelah sakit
• Penanganan ringan: Istirahat total, perbanyak minum air putih, dan konsumsi pereda demam seperti parasetamol. Obat antivirus seperti oseltamivir hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter. Anda bisa berkonsultasi secara daring lewat layanan Halodoc.
• Pencegahan: Mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan memakai masker saat berada di keramaian atau sedang sakit
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.