TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang remaja 15 tahun di Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) bernama, Alinto Panus Rafki menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Nipah Kuning, Kecamatan Pontianak Barat, pada Jumat 2 Oktober 2026 sore lalu.

Insiden itu nyaris merenggut nyawa Alinto.

Kronologi

Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun Tribun Pontianak, keluarga menyebut Alinto diserang dengan senjata tajam (sajam) secara mendadak saat sedang melintasi Jalan Karet menuju arah Nipah Kuning, Kecamatan Pontianak Barat.

Alinto tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri atau melakukan perlawanan.

Pelaku disebut berjumlah belasan.

• Kronologi Remaja 14 Tahun Terseret Arus Sungai Kapuas hingga Ditemukan Tak Bernyawa

Alinto Menderita Luka Parah

Akibat pengeroyokan sadis itu, Alinto menderita sejumlah luka bacok yang sangat parah di sekujur tubuhnya.

Ia harus dilarikan ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan penanganan medis.

Keluarga Lapor Polisi

Pihak keluarga yang syok dan terpukul atas tragedi ini telah mengambil langkah hukum yang tegas dengan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. 

Peristiwa tragis tersebut pun dibenarkan oleh Iyen Bagago, selaku Ketua Umum Mangkok Merah Kalimantan Barat yang juga bertindak sebagai perwakilan keluarga korban. 

Ia menyampaikan kondisi terkini korban dan menitipkan pesan damai yang krusial kepada seluruh elemen masyarakat guna meredam tensi dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

"Saya Iyen Bagago, Mewakili keluarga menyatakan sikap, bahwa kejadian pembacokan di Nipah Kuning, sekarang korbannya berada di Rumah Sakit Antonius Pontianak," ungkap Iyen Bagago saat dikonfirmasi pada Sabtu 3 Oktober 2026.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat ini dengan tegas menekankan bahwa pihak keluarga korban sama sekali tidak berniat melakukan aksi balasan anarkis dan telah menyerahkan penyelesaian kasus berdarah ini serta membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

"Dan kita sudah serahkan sepenuhnya ke Polsek Barat, Polsek Pontianak Barat, Polresta Kota Pontianak," tambahnya dengan nada suara yang tenang namun sarat akan ketegasan.

• Dinkes Kalbar Telusuri Kabar Bayi, Balita dan Remaja Meninggal di Kayong Utara Karena Asap

Ia kemudian secara khusus melayangkan himbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat di Kalbar agar dapat menahan diri terhadap peristiwa yang telah terjadi. 

"Untuk itu saya minta kepada warga Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, tolong kita percayakan saja pada proses hukum. Dan kita jangan main hakim sendiri, dan kita patuh kepada hukum. Saya minta kita semua bersabar, dan kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Pontianak Barat," Pungkas iyeh mengakhiri keteranganya

Sebagai informasi, dari Tugu Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, akses menuju Jalan Nipah Kuning dapat ditempuh melalui rute dari Jl Ahmad Yani menuju Jl KH Ahmad Dahlan lalu masuk ke kawasan Sungai Jawi (Jl H Rais A Rahman).

Dari Sungai Jawi masuk ke rute Jl Tabrani Ahmad lalu ke Jl Karet.

Jl Nipah Kuning berada di tengah-tengah Jl Karet. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.