Liputan6.com, Jakarta - Saat mata uang rupee dan pasar saham mulai lesu, di mana masing-masing turun 8,5% dan 9,5%, kualifikasi untuk jadi orang terkaya di India menurun. Kini, kekayaan bersih minimum yang harus dimiliki turun dari US$ 3,2 miliar, atau Rp 62,7 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.934) tahun lalu ke US$ 3 miliar, atau Rp 53,8 triliun tahun ini.
Penurunan kualifikasi ini juga ditandai oleh adanya pendatang baru dalam daftar 100 Orang Terkaya di India 2026 oleh Forbes. Pun begitu, kekayaan kolektif sebesar US$ 1 triliun, atau Rp 17.934 triliun tidak berubah sejak terakhir dihitung.
Melansir Forbes, Minggu (4/10/2026), perubahan di posisi teratas dialami oleh pemimpin Adani Group, Gautam Adani, yang kembali menempati posisi nomor satu. Sebelumnya, ia sempat tertahan di posisi kedua selama tiga tahun. Kini kekayaannya mencapai US$ 112,7 miliar, atau Rp 2,02 triliun.
Di antara tujuh orang yang kembali tahun ini adalah Anil Agarwal, yang pada bulan Juni berhasil mengoptimalkan nilai perusahaan andalan pertambangan dan logamnya, Vedanta, dengan memecahnya menjadi lima entitas yang terdaftar di bursa.
Simak daftar empat pendatang baru orang terkaya di India:
1. Krishna Chivukula
Posisi: 66
Kekayaan Bersih: US$ 4,35 miliar (Rp 78 triliun)
Industri: Manufaktur
2. Kushal dan Chaitanya Desai
Posisi: 69
Kekayaan Bersih: US$ 4,25 miliar (Rp 76,2 triliun)
Industri: Manufaktur
3. Aditya Khemka
Posisi: 83
Kekayaan Bersih: US$ 3,6 miliar (Rp 64,5 triliun)
Industri: Manufaktur
4. Bhikhabhai, Chandubhai dan Kanjibhai Virani
Posisi: 90
Kekayaan Bersih: US$ 3,45 miliar (Rp 61,8 triliun)
Industri: F&B (Food and Beverage)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.