TRIBUN-TIMUR.COM - Krisis air bersih akibat kemarau di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, semakin meluas.

Hingga Sabtu (19/9/2026), sebanyak 1.564 jiwa dari 432 kepala keluarga (KK) telah mendapat bantuan distribusi 144.000 liter air bersih.

Penanganan krisis air bersih tersebut melibatkan tiga instansi, yakni personel Polres Bulukumba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah, mengatakan bantuan air bersih telah disalurkan kepada warga di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.

“Ada enam kecamatan yang warganya kita bantu air bersih,” kata Andi Hasbullah, Sabtu (19/9/2026).

Baca juga: Curhat Guru SMPN 47 Bulukumba Lapangan Becek Saat Hujan ke Nurdin Halid

Bantuan tersebut menyasar 12 kelurahan dengan jumlah penerima sebanyak 432 KK atau 1.564 jiwa.

Total air bersih yang telah didistribusikan sejak September hingga saat ini mencapai 144.000 liter.

Kekeringan yang terjadi selama musim kemarau membuat krisis air bersih terus meluas.

Jika sebelumnya wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Herlang, Bontotiro, dan Bontobahari, kini dampaknya mulai dirasakan di sejumlah kecamatan lainnya.

Sumber air bersih warga, terutama sumur, mulai mengering akibat kemarau.

Di wilayah Dannuang dan Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, kondisi air sumur bahkan berubah menjadi asin.

Kondisi tersebut diduga terjadi karena air laut meresap ke sumber air tanah akibat berkurangnya ketersediaan air selama musim kemarau.

Kedua wilayah tersebut berada di kawasan pesisir dengan jumlah penduduk sekitar 400 jiwa.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Polres Bulukumba menyiagakan mobil water canon setiap hari. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air.

Kabag Ops Polres Bulukumba, AKP Sabri, mengatakan mobil water canon disiapkan untuk mendukung penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

BPBD Bulukumba memprediksi dampak kekeringan akan semakin meluas apabila musim kemarau berlangsung hingga Oktober.

Kondisi tersebut berpotensi membuat lebih banyak sumber air warga mengering dan meningkatkan kebutuhan distribusi air bersih.

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.