TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menjalankan Program Masjid Berdaya bersama 160 masjid penerima manfaat yang tersebar di lima provinsi di Kalimantan.
Sejak dimulai pada Juni 2026, program ini menghadirkan akses internet melalui HiFi Air untuk mendukung peran masjid sebagai ruang komunitas lintas generasi, tempat masyarakat bertemu, belajar, berbagi pengetahuan, dan menjalankan berbagai kegiatan bersama.
Di berbagai wilayah Kalimantan, masjid memiliki peran yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Selain tempat beribadah, masjid juga sebagai ruang lintas generasi untuk belajar, bersosialisasi, dan membangun kebersamaan.
Baca juga: Indosat Gandeng ITK Gelar Pelatihan AI untuk Mahasiswa dan UMKM di Balikpapan
Melalui Masjid Berdaya, Indosat mendukung peran tersebut dengan menghadirkan konektivitas bagi masjid penerima manfaat di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Khusus di kota Balikpapan, Masjid Darussalam di Kompleks Borneo Paradiso, Balikpapan Selatan menjadi salah satu masjid yang dipilih untuk program Masjid Berdaya.
Indosat juga memberikan empat unit modem 5G Indosat untuk mendukung ruang digital dan pembelajaran di masjid Darussalam yang juga memiliki ratusan santri.
Eric Wilyanto, EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa masjid sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat.
Baca juga: Indosat Perkuat Jaringan 5G di Balikpapan, Dukung Gaming, Streaming, hingga AI
"Masjid memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui Masjid Berdaya, kami ingin konektivitas yang hadir benar-benar memberikan manfaat bagi kegiatan yang telah tumbuh di tengah komunitas, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan berbagi pengetahuan. Bagi Indosat, teknologi akan semakin berarti ketika dapat membantu masyarakat berkembang dan membuka lebih banyak peluang bersama.”ujarnya.
Konektivitas yang dihadirkan turut menghubungkan sejumlah masjid dalam rangkaian aktivitas bersama, sehingga jamaah dan komunitas, bahkan dari titik lokasi berbeda dapat mengikuti kegiatan secara langsung, berinteraksi, dan berbagi pengetahuan.
Jangkauan program mencakup berbagai kota dan kabupaten di Kalimantan, termasuk wilayah perbatasan seperti Malinau, Nunukan, dan Kapuas Hulu.
Program Masjid Berdaya juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, salah satunya pengenalan teknologi digital dan kecerdasan artifisial/AI.
Baca juga: Jaringan 5G Balikpapan Capai 100 Persen, Indosat Kembangkan AI untuk Sekolah, UMKM, dan Masjid
Melalui kegiatan pengembangan kapasitas, komunitas di masjid dapat mengenal pemanfaatan teknologi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari mendukung proses belajar hingga membantu mencari dan mengolah informasi secara lebih produktif.
Melalui Masjid Berdaya, Indosat mendorong agar akses internet lebih tersedianya konektivitas, tetapi juga mendukung proses pengembangan minat, perluasan akses informasi, dan memperkuat interaksi antarkomunitas.
Dengan menjangkau 160 masjid di setiap provinsi di Kalimantan, Indosat akan terus bekerja bersama komunitas dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan Masjid Berdaya sesuai kebutuhan masyarakat.
Upaya ini merupakan bagian dari tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia melalui teknologi serta menghadirkan manfaat digital yang semakin luas dalam semangat LebihBaikIndosat. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.