Grid.ID – Hilangnya 5 jurnalis yang meliput aktivitas Anak Krakatau masih menyita perhatian hingga kini. Di tengah proses pencarian, istri jurnalis yang hilang menjalani pengambilan sampel DNA.

Salah satu istri jurnalis yang hilang yang menjalani pengambilan sampel DNA ialah Desi Purnamasari. Ia merupakan istri jurnalis Antara, M Bagus Khoirunnas yang termasuk dalam rombongan.

Sampel air liur Desi Purnamasari diambil di Posko Antemortem sebagai bagian dari langkah antisipasi dalam proses identifikasi delapan orang yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

"Tadi sudah diambil sampel air liur sama petugas, buat jaga-jaga. Tapi saya masih yakin suami pasti selamat," kata Desi di Posko SAR Terpadu, Rabu (9/9/2026), dikutip dari Tribunnews.

Selain Desi, orangtua Bagus juga menjalani pengambilan sampel biologis. Menurut Desi, kedua mertuanya diminta memberikan sampel darah di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.

"Tadi juga mertua sudah diambil sampel darahnya di Rumah Sakit Bhayangkara," tuturnya.

Petugas juga menggali informasi mengenai identitas Bagus secara lebih rinci. Desi diminta menjelaskan pakaian yang dikenakan suaminya ketika meninggalkan rumah serta sejumlah tanda khusus pada tubuhnya, termasuk tahi lalat.

Langkah tersebut dilakukan seiring Polda Banten menyiapkan posko antemortem di Posko SAR Gabungan dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Posko itu disiapkan untuk menghimpun berbagai data pendukung dari keluarga apabila proses identifikasi nantinya diperlukan.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan pengumpulan data antemortem merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung pencarian dan identifikasi.

"Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan," kata Hengki kepada wartawan di Carita, Pandeglang.

Di tengah proses tersebut, Desi masih mengingat komunikasi terakhirnya dengan Bagus pada Senin (7/9/2026). Saat itu, Bagus berpamitan untuk berangkat menuju Gunung Anak Krakatau bersama sejumlah jurnalis lainnya.

Sebelum berangkat, Bagus sempat mengirimkan foto kepada istrinya. Dalam foto tersebut, terlihat kapten kapal yang membawa rombongan menuju lokasi peliputan.

"Dia kirim foto kapten kapal, on the way ke Krakatau," ujar Desi.

Setelah pesan tersebut, komunikasi keduanya terputus. Desi kemudian mengetahui rombongan jurnalis yang berangkat ke kawasan Gunung Anak Krakatau mengalami hilang kontak.

Istri jurnalis yang hilang, Desi Purnamasari mengaku tetap yakin suaminya selamat meskipun dirinya telah diminta menjalani pengambilan sampel DNA oleh kepolisian. Ia kini memilih bertahan di Posko SAR Terpadu sambil menunggu perkembangan pencarian

"Tadi sudah diambil sampel air liur sama petugas, buat jaga-jaga. Tapi saya masih yakin suami pasti selamat," kata Desi memungkasi.

Seperti diketahui, 5 jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Mereka ialah M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance).

Kelimanya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita bersama tiga kru, yakni Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai pemandu. Mereka menaiki kapal berjenis speedboat Arupadhatu 1.

Mengutip TribunLampung pada Kamis (10/9/2026), Basarnas Banten menyebut laporan mengenai kapal yang hilang kontak diterima pada Selasa (8/9/2026) sekira pukul 13.55 WIB dari Bayu Antara Banten. Sebelumnya, komunikasi dengan rombongan terakhir tercatat pada Senin (7/9/2026) sekira pukul 14.42 WIB.

Dalam komunikasi tersebut, salah satu jurnalis sempat mengirimkan posisi terkini kepada jurnalis di Lampung yang disebut bernama Abay. Namun, sekira pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus.

Posisi terakhir yang diketahui berada di koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"E atau sekira 9,98 mil laut dari daratan. Titik tersebut yang kemudian menjadi salah satu patokan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian terhadap Arupadhatu 1.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.