nextren.com - Acer memperkenalkan Predator ES Thunder Pro, e-scooter terbaru yang menawarkan jarak tempuh maksimum hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian daya. Menariknya, peningkatan jarak tersebut tidak dibarengi kapasitas baterai yang lebih besar dibanding Predator ES Thunder generasi sebelumnya.

Predator ES Thunder Pro diperkenalkan dalam konferensi global next@acer di Berlin, Jerman. Acer memosisikannya sebagai e-scooter Predator paling bertenaga saat ini, dengan fokus pada performa, keamanan, serta konektivitas untuk mobilitas harian dan perjalanan jarak lebih jauh.

Dalam lembar spesifikasi resmi, Thunder Pro menggunakan baterai 48 V 13 Ah atau 624 Wh. Acer mengklaim e-scooter tersebut mampu menempuh jarak maksimum 70 km dalam sekali pengisian, naik 5 km dibanding Predator ES Thunder sebelumnya.

Acer dalam siaran pers global menyebut Thunder Pro dapat melaju "up to 70 kilometers on a single charge", dengan klaim bahwa jarak tersebut dapat mengurangi frekuensi pengisian daya ketika digunakan untuk perjalanan panjang atau penggunaan intensif.

Baterai Sama, Jarak Naik 5 Km

Peningkatan jarak Thunder Pro cukup menarik karena Predator ES Thunder generasi sebelumnya juga menggunakan baterai berkapasitas 624 Wh. Situs resmi Acer Indonesia mencantumkan ES Thunder memiliki jarak maksimum 65 km, motor belakang 500 W, torsi 30 Nm, serta kemampuan menanjak hingga 26 persen.

Artinya, berdasarkan angka resmi Acer, Thunder Pro menawarkan tambahan jarak sekitar 7,7 persen tanpa peningkatan kapasitas energi baterai yang dicantumkan.

Namun, Acer belum menjelaskan secara terperinci faktor yang menghasilkan peningkatan tersebut. Perusahaan tidak menyebut adanya perubahan kimia baterai, peningkatan efisiensi controller, optimalisasi perangkat lunak, ataupun perubahan metode pengujian jarak tempuh.

Karena itu, angka 70 km tetap perlu dipahami sebagai klaim jarak maksimum, bukan jarak yang pasti diperoleh dalam penggunaan sehari-hari. Jarak aktual dapat dipengaruhi bobot pengendara, kecepatan, kontur jalan, temperatur, mode berkendara, hingga frekuensi akselerasi dan pengereman.

Tenaga Naik hingga 1.600 W

Peningkatan Thunder Pro tidak hanya terletak pada jarak tempuh. Acer masih menggunakan motor DC penggerak roda belakang dengan daya nominal 500 W, tetapi output puncaknya kini mencapai 1.600 W.

Torsi maksimum juga meningkat dari 30 Nm pada ES Thunder menjadi 32 Nm, sementara kemampuan menanjak naik dari 26 persen menjadi 28 persen.

Acer turut menambahkan Traction Control System atau TCS yang menyesuaikan keluaran tenaga berdasarkan kondisi permukaan jalan. Sistem ini ditujukan untuk mempertahankan traksi ketika e-scooter melintas di permukaan basah atau memiliki daya cengkeram rendah.

Thunder Pro menggunakan ban tubeless pneumatic off-road 10 inci, suspensi depan dan belakang, rem cakram depan, serta rem cakram belakang yang dipadukan dengan eABS. Ketahanan terhadap air juga meningkat menjadi IPX6 dari IPX5 pada generasi sebelumnya. Bobot kendaraan kini mencapai 26,5 kg dengan kapasitas beban maksimum 120 kg.

Bisa Dilacak lewat Find My dan Find Hub

Acer juga memperluas aspek konektivitas Thunder Pro. E-scooter ini mendukung Find My dan Find Hub, sehingga pengguna dapat memanfaatkan ekosistem pencarian perangkat untuk melacak lokasi kendaraan.

Aplikasi Acer eMobility memungkinkan pengguna melihat sisa baterai dan data berkendara, mengontrol pencahayaan, mengatur perangkat, serta mengaktifkan penguncian elektronik. Acer turut menyediakan AI Voice Command untuk menjalankan beberapa fungsi melalui smartphone atau smartwatch.

Meski demikian, ada catatan pada informasi jarak tempuh. Lembar spesifikasi dan siaran pers resmi Acer menyebut 70 km, tetapi halaman produk baru Acer Indonesia saat dicek masih menampilkan angka 65 km untuk Thunder Pro.

Harga dan jadwal penjualan untuk Indonesia juga belum diumumkan. Secara global, Acer memastikan Predator ES Thunder Pro mulai tersedia di Eropa pada kuartal pertama 2027 dengan harga mulai 799 euro.

Dengan kapasitas baterai yang tidak berubah, klaim tambahan jarak 5 km menjadi salah satu peningkatan menarik Thunder Pro. Namun, seberapa besar peningkatan efisiensi tersebut terasa di kondisi nyata baru dapat dinilai setelah e-scooter menjalani pengujian langsung dengan kondisi penggunaan yang sama.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.