Grid.ID - Harapan damai dalam persidangan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kandas. Setelah mediasi dinyatakan buntu, pihak Ruben Onsu melalui sang kuasa hukum, Minola Sebayang, mengungkap alasan di balik kegagalan proses perdamaian tersebut.
Ruben merasa tertekan dengan rentetan permintaan tak wajar yang diajukan oleh kubu Sarwendah selama proses perundingan berlangsung. Tuntutan tersebut dinilai kelewat batas.
"Karena banyak syarat yang diberikan, akhirnya Ruben memutuskan untuk mediasi ini tidak ada titik temu dan melanjutkan gugatan," kata Minola Sebayang saat ditemui di kantornya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).
Presenter itu telah merelakan hak pengasuhan ketiga buah hatinya berada di bawah kendali sang mantan istri. Ruben mengaku hanya ingin diberikan ruang dan keleluasaan waktu untuk menjumpai anak-anaknya tanpa dipersulit.
"Dalam mediasi Ruben bilang, dia gak masalah hak asuh tetap di S (Sarwendah). Tapi dia minta untuk Ruben dikasih waktu bertemu anak atau tidak dihalangi jika mau bertemu anak," jelas Minola.
Sayangnya, iktikad baik sang presenter justru disambut dengan sederet aturan. Pihak Sarwendah mendesak agar Ruben rutin melakukan uji medis laboratorium sebelum diizinkan bertatap muka dengan buah hatinya.
"Dia (Sarwendah) minta syarat tes kesehatan, itu diungkapkan depan hakim mediator. Ruben menyanggupi, hakim bilang per enam bulan, Ruben setuju. Tapi yang gak setuju pihak sana," bebernya.
Permintaan tersebut dinilai memberatkan lantaran pihak Sarwendah terus menawar jeda waktu pemeriksaan menjadi jauh lebih singkat.
"Dia seakan meminta setiap bertemu tes kesehatan. Hakim mediator aja sampai bingung, masa ayah mau bertemu anaknya harus tes kesehatan. Akhirnya ditetapkan sebulan sekali," tambah Minola.
Keengganan pihak Sarwendah menerima jalan tengah yang ditawarkan hakim mediator tersebut menjadi puncak kekecewaan Ruben Onsu hingga memilih angkat tangan dari meja perundingan.
"Ya, sampai akhirnya mediasi dibatalkan saja dan saya diminta Ruben buat membuka ini semua," pungkas Minola.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.