nextren.com - Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) mengadopsi Sennheiser Spectera untuk menyederhanakan sistem audio nirkabel dalam produksi teater, musikal, konser, dan pertunjukan budaya berskala besar.
Penerapan yang diumumkan pada 31 Agustus 2026 ini menjadikan Teater Besar TIM sebagai venue pertunjukan pertama di Indonesia yang menggunakan Spectera, menurut keterangan resmi Sennheiser.
Teater Besar merupakan gedung pertunjukan berkapasitas 1.200 penonton. Informasi Dinas Kebudayaan DKI Jakarta mencatat venue tersebut mempunyai tiga lantai dan panggung berukuran sekitar 14 x 16 x 9 meter.
Sebelum menggunakan Sennheiser Spectera, Teater Besar mengandalkan arsitektur konvensional yang membutuhkan satu receiver untuk setiap kanal mikrofon. Produksi dengan 32 kanal wireless membuat tim teknis harus menyiapkan puluhan receiver beserta perangkat pendukung dalam rak berukuran besar.
"Dulu, saat menggunakan 32 unit terpisah, kami harus menyiapkan rak yang sangat besar untuk menampung seluruh peralatan," ujar Technical Audio Specialist Teater Besar, Dwi Winarno.
Spectera kemudian memusatkan pengelolaan kanal tersebut melalui satu base station berukuran 1RU. Sebagian besar rak besar yang sebelumnya digunakan untuk menampung receiver terpisah kini tidak lagi dibutuhkan.
Atasi interferensi puluhan mikrofon
Modernisasi sistem audio Teater Besar sebenarnya sudah direncanakan sejak 2016. Venue tersebut kemudian beralih dari sistem analog menuju digital pada 2018 dengan melibatkan Albeta sebagai system integrator.

Namun, bertambahnya jumlah mikrofon wireless memunculkan tantangan baru. Menurut Dwi, benturan frekuensi kerap terjadi ketika sekitar 40 sampai 50 mikrofon nirkabel beroperasi secara bersamaan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan noise dan interferensi yang mengganggu jalannya pertunjukan.
Berbeda dari sistem narrowband konvensional yang mengalokasikan carrier untuk setiap perangkat, Sennheiser Spectera memakai teknologi Wireless Multichannel Audio Systems atau WMAS. Teknologi ini menempatkan sejumlah audio link dan data kontrol dalam kanal RF wideband berukuran 6 MHz atau 8 MHz, bergantung pada regulasi frekuensi di setiap negara.
Berdasarkan spesifikasi resmi Sennheiser, satu Spectera Base Station dapat menyediakan hingga 64 kanal yang terdiri dari 32 input dan 32 output. Artinya, angka tersebut bukan merujuk pada 64 mikrofon, melainkan gabungan kanal input dan output.

Bodypack Spectera juga bersifat bidirectional. Perangkat yang sama dapat mengirimkan suara dari mikrofon atau instrumen sekaligus menerima audio untuk kebutuhan in-ear monitor maupun interruptible foldback.
Instalasi di Teater Besar saat ini mencakup satu Spectera Base Station, dua antena DAD, 15 bodypack bidirectional, serta mikrofon headset Sennheiser HSP 4. Sistem ini terutama digunakan untuk teater dan musikal, tetapi juga mendukung acara korporasi, talk show, dan diskusi panel.
Kondisi RF dipantau secara real-time
Tim teknis dapat menganalisis kondisi frekuensi melalui Spectera WebUI sebelum pertunjukan dimulai. Antarmuka tersebut menampilkan aktivitas RF secara visual, sehingga teknisi dapat mencari rentang frekuensi dengan interferensi lebih rendah.
Pemantauan tetap berjalan selama pertunjukan. Spectera WebUI menampilkan kualitas sinyal, volume, latensi, kondisi baterai, dan status perangkat secara real-time. Kemampuan ini membantu tim mendeteksi masalah tanpa harus memeriksa setiap receiver secara terpisah.
Menurut Sennheiser, Spectera kini digunakan dalam sekitar 70 persen produksi Teater Besar yang membutuhkan sistem wireless. Konfigurasi tipikalnya melibatkan sekitar 15 kanal dan telah dipakai dalam delapan hingga sepuluh produksi.
Spectera sendiri sudah diperkenalkan dalam IBC 2024 dan mulai mengirimkan sistem tersebut secara komersial pada April 2025.
Penerapan Spectera menunjukkan bagaimana modernisasi venue tidak selalu terlihat dari panggung. Efisiensi di balik layar baru benar-benar bernilai ketika sistem tersebut mampu menjaga kualitas pertunjukan secara konsisten, terutama saat menghadapi produksi dengan puluhan mikrofon dan lingkungan frekuensi yang padat.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.