Grid.ID - Kronologi siswi SMA di Magetan lahirkan bayi di kebun warga gegerkan publik. Sang siswi sampai tinggalkan bayinya dan alami pendarahan.

Bayi yang dilahirkan siswi SMA itu diketahui lahir prematur ditemukan dalam kondisi hidup di sebuah kebun belakang rumah warga DesaSumbersawit, Kecamatan Sidorejo, KabupatenMagetan, Jawa Timur.

Kronologi Siswi SMA di Magetan Lahirkan Bayi di Kebun Warga

Kasus tersebut pun diketahui usai sang siswi datang ke Puskesmas Sidorejo dalam kondisi mengalami pendarahan. Mengetahui hal tersebut petugas menyadari hal itu pendarahan yang dialami biasanya oleh ibu yang baru melahirkan.

Alhasil, petugas medis lantas menanyakan keberadaan bayi yang baru saja dilahirkannya. Yang ternyata ditinggal begitu saja di kebun.

Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Magetan IptuIndraSuprihatin
mengatakan, dari keterangan tersebut, petugas puskesmas kemudian memberitahukan kondisi itu kepada keluarga ibu bayi.

“Ternyata bayi yang dilahirkan tadi ditinggal di kebun. Dari petugas Puskesmas menyampaikan ke orang tua atau bapak dari ibu bayi atau perempuan tadi.

Bayinya di kebun, tolong dilihat. Seperti itu. Akhirnya ditemukan di kebun,” ujar Indra dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Setelahnya, orang tua dari siswi SMA itu langsung mencari bayi yang ditinggalkan di kebun. Dan sekitar pukul 05.30 WIB, bayi itu akhirnya ditemukan masih dalam keadaan hidup.
“Sekitar 30 menit dari pukul 05:00 WIB bapak ibu bayi menemukan,” imbuhnya

Sementara itu, berdasarkan penyelidikan dari polisi, melansir dari TribunMagetan.com, siswi tersebut diduga menjalani proses persalinan seorang diri sebelum meninggalkan bayinya di kawasan kebun.

Saat ini, bayi bersama ibu kandungnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut lahir prematur dengan perkiraan usia kandungan sekitar enam bulan.

“Sementara hasil penyelidikan kami tidak ada yang membantu. Ibu bayi melahirkan sendiri,” kata Indra.

Polisi sendiri saat ini belum bisa mengorek informasi lebih dalam karena si ibu dan bayinya masih dalam perawatan.

“Kita belum mendalami keterangan dari ibunya. Jadi kita masih pendalaman nanti setelah ibunya bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga bayi tersebut sengaja ditinggalkan lantaran sang ibu merasa malu setelah hubungan dengan seorang pria berinisial N.

“Yang jelas mereka berdua malu. Ibunya tadi itu merasa malu dari hasil hubungan mereka,” ujar Indra.

"Jadi dari dilahirkan terus ditaruh di kebun,” imbuhnya.

Dan mengejutkannya lagi, terkait kasus kronologi siswi SMA di Magetan lahirkan bayi di kebun, sosok ayah si bayi yakni N bukan berstatus sebagai pelajar.

“Yang pelajar itu ibu bayinya, kalau N atau bapaknya bukan. Ini masih didalami untuk hubungannya berdua itu seperti apa,” tandas Indra.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.