Grid.ID – Karakter ceria dan manja yang kerap ditampilkan Asila Maisa di media sosial rupanya berhasil mencuri perhatian netizen. Sikapnya yang ekspresif bahkan membuat penyanyi muda tersebut mendapatkan julukan khusus dari publik, yakni “Ratu Centil”.
Alih-alih merasa terganggu dengan julukan tersebut, Asila justru menanggapinya dengan santai. Ia menganggap label yang diberikan netizen sebagai bentuk bagaimana publik melihat karakter dirinya yang selama ini ditampilkan.
Bagi Asila, karakter centil dan manja bukanlah sesuatu yang sengaja dibuat untuk menarik perhatian publik. Ia mengaku sudah memiliki karakter tersebut sejak kecil dan lingkungan di sekitarnya pun telah mengenal dirinya sebagai sosok yang ceria serta ekspresif.
“Sebenarnya nanggepinnya cuma yang kayak ‘oh terlabelkan sama orang’. I was like, ‘oh thank you!Orang dari kecil suka manggil aku seperti itu dan they always act like it’s a positive thing gitu ya. Yang penting aku mengeluarkannya positif, jadi orang-orang bisa menerimanya baik juga,” ungkap Asila saat ditemui Grid.ID di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (4/9/2026).
Meski begitu, Asila memahami bahwa menampilkan karakter centil tetap memiliki batasan. Menurutnya, sikap manja atau ekspresif akan tetap terlihat positif selama seseorang mampu menempatkan diri dan tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman.
“Kayaknya attitude aja ya, sopan santunnya gitu ya, kayak etikanya gitu. Ada batasanlah ya semuanya kan pasti ada batasannya gitu ya tidak boleh berlebihan tampil centilnya," lanjut Asila.
Bagi pelantun lagu “Sana Sini Centil” tersebut, etika menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan ketika seseorang ingin menunjukkan sisi kepribadiannya. Ia percaya karakter apa pun bisa diterima dengan baik selama tetap dibarengi dengan perilaku yang menghargai orang lain.
Prinsip itu juga diterapkan Asila ketika berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Ia menyadari bahwa cara berkomunikasi dan membawa diri tidak bisa disamakan kepada setiap orang karena harus disesuaikan dengan situasi maupun lawan bicara.
Menurut Asila, memahami batasan dalam berinteraksi menjadi bagian penting dari bagaimana seseorang menunjukkan karakter aslinya. Sikap manja, centil, atau gemas tetap bisa ditampilkan tanpa harus mengesampingkan rasa hormat terhadap orang lain.
Karena itu, Asila juga mengajak para remaja untuk tidak takut menunjukkan kepribadian unik yang mereka miliki. Menurutnya, setiap orang memiliki cara masing-masing untuk mengekspresikan diri selama hal tersebut dilakukan dengan cara yang baik.
“Manja menurut aku, gemas menurut aku, yang penting kan baik menunjukkannya. Yang penting dia baik aja gitu, nggak lihat negatif sih," tutup Asila.
Pesan tersebut menjadi salah satu cara Asila memandang karakter “centil” yang selama ini melekat pada dirinya. Baginya, menjadi diri sendiri bukan berarti bebas melakukan apa saja, tetapi tetap perlu diimbangi dengan etika, sopan santun, dan kemampuan membaca situasi.
Dengan begitu, julukan “Ratu Centil” yang diberikan netizen justru menjadi bagian dari identitas Asila yang ia terima dengan positif. Ia ingin menunjukkan bahwa tampil manja, ceria, dan ekspresif tetap bisa berjalan beriringan dengan sikap yang baik serta menghargai orang-orang di sekitarnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.