Grid.ID - Tengah menikmati babak baru dalam kehidupannya sebagai seorang mahasiswa. Di tengah kesibukannya sebagai penyanyi, Asila Maisa tetap berusaha menjalani pendidikan tinggi sekaligus menikmati kesehariannya sebagai mahasiswa.

Memasuki dunia perkuliahan, rutinitas Asila kini tak hanya diisi dengan kegiatan di industri hiburan. Ia harus membagi waktu antara pekerjaan, jadwal kuliah, hingga kesempatan untuk bersenang-senang bersama teman-temannya.

“Sekarang kesibukannya bekerja, kuliah, have fun. Mahasiswa, daily routine-nya kalau ada kelas ke kampus," ungkap Asila saat ditemui di kantor Grid.ID di Palmerah, Jakarta Barat,pada Jumat (4/9/2026).

Bagi Asila, kehidupan sebagai mahasiswa ternyata memberikan pengalaman yang cukup berbeda dibandingkan ketika dirinya masih duduk di bangku SMA. Salah satu hal yang paling ia rasakan adalah adanya waktu luang yang lebih banyak serta jadwal yang menurutnya jauh lebih fleksibel.

“Lebih banyak free time sih dibanding berkarier pas SMA, kalau SMA kan dari jam 8 sampai jam setengah 5 aku sekolah. Tapi jadwal kuliah sekarang lebih enak jujur,” lanjut Asila.

Perubahan rutinitas tersebut membuat Asila bisa lebih leluasa mengatur berbagai aktivitasnya. Kondisi ini tentu menjadi keuntungan tersendiri mengingat dirinya juga masih aktif menjalani karier di dunia musik dan berbagai kegiatan di industri hiburan.

Tak hanya soal jadwal, kehidupan kampus juga mempertemukan Asila dengan lingkungan pertemanan yang lebih beragam. Berkuliah di Universitas Indonesia (UI) membuatnya bisa bertemu dengan mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kalau kuliah itu lebih banyak ketemu orang-orang dari berbagai daerah. Apalagi UI kan, banyak banget teman-teman aku yang dari luar kota banget," tutur Asila.

Keberagaman tersebut menjadi salah satu pengalaman yang dinikmati Asila selama menjalani masa perkuliahan. Ia tidak hanya mendapatkan pengalaman akademis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal karakter dan latar belakang orang-orang baru yang sebelumnya mungkin tidak pernah ditemuinya.

Menariknya, status Asila sebagai anak dari seorang figur publik ternyata tidak menjadi penghalang baginya untuk berbaur dengan teman-teman kampus. Ia justru merasa nyaman karena teman-temannya tidak memperlakukannya secara berbeda hanya karena dirinya dikenal sebagai penyanyi.

“Mereka nggak ada yang terlalu gimana-gimana banget dengan the fact that aku nyanyi atau apa gitu. Ya kita temenan ya as in aku Asila temannya, bukan kayak aku Asila penyanyi," ungkap Asila.

Bagi Asila, perlakuan tersebut membuat kehidupan perkuliahannya terasa lebih natural. Ia bisa menjadi dirinya sendiri ketika berada di lingkungan kampus tanpa harus terus-menerus membawa identitasnya sebagai seorang figur publik.

Putri presenter Ramzi ini mulai memperkenalkan dirinya kepada publik melalui dunia tarik suara. Ketertarikan Asila terhadap musik sudah muncul sejak kecil, bahkan ia mengaku mulai gemar menyanyi secara otodidak sejak usia 4 tahun. Sebelum resmi menjadi penyanyi profesional, Asila juga aktif membagikan video cover lagu melalui kanal YouTube pribadinya dan sempat mengisi OST “Mengapa Aku” untuk sebuah proyek film pada 2019.

Perjalanan profesional Asila di dunia musik dimulai pada 2022 melalui single debut “Curang”, lagu ciptaan Melly Goeslaw yang menjadi langkah awalnya sebagai penyanyi solo. Setelah itu, Asila melanjutkan kiprahnya dengan merilis “Sanggup” dan “Angkat Tangan” pada 2023, dengan “Sanggup” juga menjadi salah satu lagu yang digunakan sebagai original soundtrack film “Bismillah Kunikahi Suamiku”.

Karier bermusiknya terus berkembang dengan hadirnya “Menanti Waktu” pada 2024. Lagu tersebut menjadi rilisan pertama Asila bersama Leslar Records, sebelum ia kembali melanjutkan perjalanan musiknya melalui “Terdengar Gila” dan “Jadi Tuan Putri” pada 2025.

Tidak sekedar memamerkan suaranya sebagai penyanyi, Asila bahkan turut terlibat dalam penulisan lagu “Jadi tuan Putri” bersama penulis lagu Trakast, perannya ini menunjukkan keterlibatannya yang semakin besar dalam proses kreatif di industri musik tanah air.

Tidak hanya itu, Asila juga tetap aktif memperlihatkan kemampuan vokalnya melalui berbagai konten cover di media sosial. Ia pernah membawakan beragam lagu, mulai dari lagu Indonesia hingga lagu K-Pop, termasuk “Only” milik Lee Hi, “Rindu Dalam Hati” bersama Reza Zakarya, hingga “Stecu” milik Faris Adam. Aktivitas tersebut turut menjadi bagian dari perjalanan Asila dalam memperkenalkan karakter vokalnya kepada publik di luar karya-karya originalnya.

Setelah sejumlah karya tersebut, Asila kembali hadir dengan single terbaru “Sana Sini Centil” yang dirilis pada 28 Agustus 2026. Lagu ini menjadi rilisan terbarunya setelah “Jadi Tuan Putri” dan “Terdengar Gila”, sekaligus membawa warna yang lebih playful dengan mengangkat karakter centil dan manja yang disebut Asila memang sudah melekat dalam dirinya sejak kecil.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.