Grid.ID - Lagu Kahitna berjudul “Titik Nadir” mendapat perhatian besar dari pendengar musik. Lagu yang berkolaborasi dengan Monita Tahalea ini bahkan sudah diputar ratusan juta kali di berbagai platform digital.
"Titik Nadir adalah lagu yang mewakili orang-orang yang kalah, gitu katanya ya. Yang kalah dalam percintaan, yang ditinggal," ungkap Mario Ginanjar, vokalis Kahitna, di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Di media sosial, banyak netizen menyebut “Titik Nadir” sebagai lagu untuk orang yang kalah, sebab mereka ditinggal menikah orang yang disayang. Mendengar hal itu, Mario justru memberikan jawaban yang mengundang tawa.
"Eh memang di balik setiap patah hatinya rakyat Indonesia, di balik setiap tangisan mereka, itu adalah cuan buat kami," canda Mario Ginanjar sambil tertawa.
Mario juga melihat perubahan dari para penggemar Kahitna saat ini. Menurutnya, para penonton kini semakin terbuka menunjukkan kesedihan ketika mendengarkan lagu-lagu Kahitna.
"Semakin sedih lagunya, semakin keras teriakannya dan semakin keras tangisannya. Nggak ada masalah, laki-laki berjenggot dan berkumis nangis Titik Nadir tuh nggak ada masalah hari ini," tambah Mario.
Hedi Yunus ternyata juga punya pengalaman emosional saat merekam lagu ciptaan Yovie Widianto tersebut. Ia mengaku sampai menangis di ruang rekaman karena terbawa suasana ketika menyanyikan lagu itu.
"Jadi lagunya susah dinyanyikan, tapi begitu dapet feel-nya langsung nangis gitu. Yang bisa ngerasakan adalah ya kita sendiri dengan perpaduan antara melodi sama lirik, itu tuh yang ngerasa bahwa itu maknanya dalam banget," kenang Hedi Yunus.
Popularitas “Titik Nadir” menunjukkan bahwa lagu-lagu Kahitna masih dekat dengan pendengar dari berbagai usia. Lagu tersebut kembali membuktikan bahwa karya cinta Kahitna masih mampu menemani banyak orang yang sedang patah hati.
"Ternyata walaupun kita kalah, ditinggal kawin, tapi buat dia kitalah mantan terindahnya. Patah hati ya, semua akan Kahitna pada waktunya," tutup Mario.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.