Grid.ID - Aktor Fedi Nuril mendapat pengalaman baru saat membintangi film komedi berjudul Bapakmu Kiper. Ia berperan sebagai penjaga gawang tarkam dalam film tersebut.

Peran itu ternyata mendapat sambutan positif dari ketiga anak laki-laki Fedi. Mereka ternyata ikut senang melihat sang ayah berperan sebagai kiper.

"Senang karena kemarin mereka juga kena demam Piala Dunia," kata Fedi di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Anak-anak Fedi rupanya sempat ikut terbawa demam Piala Dunia yang baru berlangsung beberapa waktu lalu. Mereka bahkan mengidolakan penjaga gawang dari tim nasional yang menjadi juara.

"Langsung nge-fans sama apa... kipernya Argentina," lanjut aktor 44 tahun tersebut.

Karena itu, anak-anak Fedi semakin antusias ketika mengetahui ayah mereka akan bermain sebagai kiper. Mereka pun tidak sabar melihat aksi sang ayah di layar lebar.

"Terus pas tau bapaknya main film jadi kiper, mereka excited banget. Seneng," ungkap Fedi.

Namun, anak-anak Fedi masih harus menunggu untuk menyaksikan film tersebut. Hingga kini, mereka belum melihat hasil akhir Bapakmu Kiper.

"Belum (nonton)," jawab Fedi.

Fedi sendiri mempersiapkan peran tersebut dengan serius. Suami Calysta Vanny Widyasasti ini menjalani latihan khusus bersama pelatih profesional sebelum syuting dimulai.

"Jadi memang kurang lebih seminggu sebelum shooting itu kita ada pelatihan. Jadi kiper kalo buat saya ada kita dikasih coach," pungkas Fedi.

Film Bapakmu Kiper disutradarai oleh Ody Harahap dan diproduksi oleh Entelekey Media Indonesia dan Entelekey Sinema Indonesia. Naskah ditulis oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut.

Selain Fedi Nuril, film ini juga dibintangi Ali Fikry, Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan pria yang dijuluki Raja Tarkam, King Polo. Bapakmu Kiper tayang serentak di bioskop mulai 3 September 2026.

Film ini bercerita tentang Warto (Fedi Nuril), yakni penjual ikan sekaligus mantan kiper tarkam. Ia ingin membantu anaknya, Dino (Ali Fikry), striker berbakat yang ingin menang Tarkam Super Cup agar dilirik pencari bakat.

Namun, hubungan mereka yang sudah lama renggang membuat Dino menolak bantuan Warto. Kesempatan kembali muncul saat tim Dino, Serigala Sakti, dibajak konglomerat lokal menjelang final.

Warto pun membentuk kembali tim dari para mantan Serigala yang kini menjadi bapak-bapak pasar. Mereka terdiri dari kuli panggul, hansip, montir, hingga beberapa preman, dengan Warto sebagai kipernya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.