nextren.com - Razer memperkenalkan Viper V4 Pro Esports Green Edition pada 18 Agustus 2026. Mouse gaming nirkabel untuk kelas kompetitif ini membawa warna hijau khas Razer, tetapi memiliki bobot sedikit lebih tinggi dibanding Viper V4 Pro reguler. Razer menjualnya secara eksklusif melalui Razer.com dan sejumlah RazerStore.
Dalam media alert yang diterima, Razer mencantumkan bobot Viper V4 Pro Esports Green sekitar 52 gram. Sebagai perbandingan, halaman resmi Razer mencatat versi Black berbobot di bawah 49 gram dan White di bawah 50 gram. Dengan demikian, varian hijau sekitar 2-3 gram lebih berat, tergantung model yang dibandingkan.
Perbedaan tersebut tidak datang bersama peningkatan spesifikasi performa utama. Esports Green tetap mengandalkan Razer Focus Pro 50K Optical Sensor Gen-3, HyperSpeed Wireless Gen-2, polling rate hingga 8.000 Hz, optical scroll wheel, dan Optical Mouse Switches Gen-4. Razer menyebut switch tersebut memiliki masa pakai lebih dari 100 juta klik.
Sensor mouse mendukung sensitivitas hingga 50.000 DPI, kecepatan pelacakan 930 IPS dan akselerasi 90G. Daya tahan baterainya mencapai 180 jam pada polling rate 1.000 Hz atau sekitar 45 jam ketika berjalan pada 8.000 Hz.
Razer juga mengklaim HyperSpeed Wireless Gen-2 lebih dari 60 persen lebih hemat daya dan menawarkan latensi 55 persen lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Saat Viper V4 Pro reguler meluncur pada Maret, perusahaan mencatat rata-rata latensi klik serendah 0,204 milidetik dan latensi gerakan 0,36 milidetik. Angka tersebut merupakan klaim pengujian Razer, bukan hasil pengujian independen.
Warna Hijau Membuat Bobot Bertambah
Razer tidak menjelaskan secara spesifik penyebab Esports Green memiliki bobot lebih tinggi. Perusahaan hanya menjelaskan bahwa penerapan warna khas Pantone 802C membutuhkan proses kalibrasi material yang juga mereka gunakan pada produk lain dalam Esports Green Collection.
Ketika Viper V4 Pro pertama kali meluncur pada 24 Maret 2026, Razer justru menempatkan pengurangan bobot sebagai salah satu peningkatan utamanya. Model Black memiliki bobot sekitar 49 gram dan White sekitar 50 gram, atau kurang lebih 9 persen lebih ringan dibanding Viper V3 Pro.
Selisih beberapa gram memang kecil untuk penggunaan sehari-hari. Namun, pada mouse esports ultraringan, bobot menjadi bagian penting dari karakter perangkat karena dapat memengaruhi inersia ketika pemain melakukan gerakan cepat dan koreksi arah. Karena itu, perbedaan 2-3 gram tetap relevan bagi pemain kompetitif yang sensitif terhadap berat mouse.

Viper V4 Pro sendiri dikembangkan dengan masukan pemain profesional. Ketika model reguler diluncurkan, pemain League of Legends Lee "Faker" Sang-hyeok menyebut mouse tersebut "feels like an extension of my hand" atau terasa seperti perpanjangan tangannya. Ia juga menyoroti responsivitas Viper V4 Pro untuk pertandingan berlevel tinggi.
Lebih Mahal US$10 dari Versi Reguler
Selain lebih berat, Esports Green membawa harga lebih tinggi di pasar Amerika Serikat. Razer menjual varian ini seharga US$169,99, sedangkan Viper V4 Pro Black dan White tercantum seharga US$159,99. Artinya, konsumen membayar tambahan US$10 untuk pilihan warna hijau tersebut.
Razer membatasi penjualan Viper V4 Pro Esports Green melalui situs resminya dan RazerStore tertentu. Materi media yang diterima hanya mencantumkan harga US$169,99 dan €189,99 serta belum menyebut harga khusus Indonesia.
Razer mengaitkan warna baru ini dengan identitas perusahaan di arena esports. Data ProSettings yang melacak 686 pemain profesional VALORANT per Agustus 2026 menunjukkan 304 pemain atau 44,31 persen menggunakan mouse Razer. Viper V4 Pro sendiri digunakan 109 pemain atau 15,89 persen dalam basis data tersebut.
Data tersebut memberi konteks mengapa Razer membawa Esports Green ke Viper V4 Pro. Namun bagi calon pembeli, perbedaannya relatif jelas: versi hijau mempertahankan teknologi performa Viper V4 Pro, tetapi membawa bobot dan harga sedikit lebih tinggi.
Dengan demikian, Esports Green lebih tepat dipandang sebagai pilihan desain dan identitas merek, bukan peningkatan teknis. Pengguna yang mengejar bobot serendah mungkin masih mendapatkan keunggulan pada versi Black, sementara calon pembeli Esports Green perlu menentukan apakah warna khas Razer sepadan dengan tambahan bobot dan harga.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.