Grid.ID – Persidangan kasus dugaan pelanggaran izin edar dan perlindungan konsumen yang menyeret nama dokter Richard Lee masih bergulir. Richard Lee menilai proses hukum yang menjerat dirinya janggal dan terkesan sengaja diarahkan untuk menjatuhkan reputasinya.

Ia menyoroti fakta bahwa pelapor, dokter Samira atau Dokter Detektif (Doktif) tidak membeli produk langsung dari kliniknya, melainkan dari pihak ketiga atau reseller di marketplace yang tidak memiliki kerja sama resmi dengannya.

"Menurut saya ngaco banget sih ya. Saya juga lihat ini sudah benar-benar dari awal ininya sudah tertuju dengan saya. Padahal kan belinya bukan di tempat saya," kata dr. Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (31/8/2026).

Lebih lanjut, Richard Lee juga membeberkan sejumlah kejanggalan terkait perhitungan fisik barang bukti yang dihadirkan di persidangan. Berdasarkan fakta sidang, saksi penjual (Arman) mengaku hanya membeli 13 boks dari akun resmi. Namun, catatan penjualan pada etalase toko saksi justru mencapai 21 boks.

Selain itu, pengakuan saksi yang sempat meminum produk tersebut, tetapi sisa barang bukti sitaan di pengadilan masih utuh.

"Bagaimana ceritanya juga dia beli 13 di tempat saya, terjual di etalasenya 21? Dan dia juga makan (minum) katanya. Artinya kalau dia makan, berkurang dong, bukan 2,5 boks lagi. Harusnya kurang dari 2,5 boks," jelas Richard Lee.

Melihat banyaknya ketidakcocokan antara pengakuan saksi dan barang bukti, Richard Lee menduga adanya rekayasa barang bukti dalam perkara yang menimpanya.

"Ini bukti di depan hakim adalah 2,5 boks. Artinya apa? Ada kebohongan di sini. Ada bukti yang ditukar, ada barang yang ditukar," tegasnya.

"Kalau saya enggak selesaikan ini, saya enggak bisa melanjutkan hidup saya. Saya juga enggak bisa membersihkan nama baik saya. Ya sudah, saya bilang saya akan maju, saya akan selesaikan ini persidangan," pungkas Richard Lee.

Diketahui, kasus hukum ini bermula dari laporan Doktif yang memproses hukum Richard Lee atas dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan izin edar pada produk White Tomato serta DNA Salmon Athena berdasarkan hasil uji lab mandiri. Sementara pihak Richard Lee membantah keras dan menegaskan seluruh produknya telah terdaftar resmi di BPOM.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.