Grid.ID - Ruben Onsu masih perjuangkan hak asuh anak agar jatuh ke tangannya. Dirinya menyoroti soal lingkungan kedua putrinya.
Gugatan hak asuh anak yang diajukan oleh Ruben Onsu belum menemukan titik temu. Sidang mediasi gugatan hak asuh yang digelar pada Rabu (19/8/2026) masih buntu.
Dikutip dari KOMPAS.com pada Minggu (30/8/2026), Minola Sebayang mengungkap bahwa mediasi kala itu berakhir buntu. Pasalnya, tidak ada kesepakatan yang bisa diambil oleh kedua belah pihak.
"Dinyatakan bahwa mediasi kita gagal. Ya, gagal. Karena tidak terdapat kesepakatan dan kesepemahaman masing-masing prinsipal," ujarnya.
Gagalnya mediasi ini karena ketidaksepakatan kedua belah pihak mengenai bertemunya Ruben Onsu dan kedua anaknya. Pihak Ruben masih berpegang teguh pada akta 39 yang merupakan perjanjian pasca cerai.
Dalam perjanjian itu, Ruben Onsu berhak bertemu dengan kedua putrinya 2-3 kali dalam seminggu. Sedangkan, hal berbeda diinginkan oleh Sarwendah.
Eks anggota Cherrybelle itu mengizinkan Ruben Onsu menemui anaknya usai melalui beberapa persyaratan. Hal itu membuat ayah 3 orang anak itu keberatan.
Sehingga, sidang mediasi itu pun belum menemukan kesepakatan. Namun, Ruben Onsu mengaku akan tetap memperjuangkan hak asuh kedua putrinya.
Dirinya pun juga menyoroti lingkungan kedua anaknya. Ia menilai bahwa lingkungan tempat tinggal anak-anaknya tidak aman.
Dikutip dari TribunSeleb pada Minggu (30/8/2026), Minola Sebayang menegaskan bahwa apa yang difokuskan kliennya bukan soal hak asuh anak saja, melainkan mengenai kondisi lingkungan anaknya.
Pria 43 tahun itu menilai bahwa lingkungan anak-anaknya tidak aman. Sehingga, hal ini dinilainya dapat mempengaruhi perkembangan kedua anaknya.
"Kan ini kan bukan misalnya masalah hak asuh saja, ini yang orang lupa," ujarnya.
"Di dalamnya ada suatu kondisi yang Ruben mengatakan bahwa anak ini tidak berada dalam lingkungan yang aman," lanjutnya.
Minola Sebayang menilai bahwa anak-anak harus tumbuh di kondisi lingkungan yang sehat. Pihaknya menyoroti lingkungan yang dinilai kerap menjelek-jelekkan sosok Ruben Onsu.
Ia menilai bahwa hal ini akan berdampak pada kedua anak tersebut. Minola mengatakan bahwa kondisi lingkungan seperti itu akan mempengaruhi anak-anak.
"Anak-anak ini kan tumbuh kembangnya harus ada dalam lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang mentalnya. Bagaimana anak-anak bisa tumbuh kalau sehari-hari di lingkungan itu yang ada jelek-jelekkin ayahnya," jelasnya.
Tak hanya itu, Minola Sebayang juga menyinggung mengenai eksploitasi anak. Sebelumnya, Ruben Onsu keberatan ketika kedua anaknya muncul di live Tiktok tempat ibu mereka berjualan.
Hal ini pun mendapat sorotan dari berbagai pihak. Bahkan, menurut Minola Sebayang, KPAI dan Komnas Anak pun sudah angkat bicara terkait kabar itu.
"Artinya nah yang berikutnya adalah tentang dugaan eksploitasi ya. Semua orang udah bicara gitu. KPAI sudah bicara, Komnas Anak sudah bicara," terangnya.
"Dari apa yang ada ini, mereka mengatakan ini sudah bisa masuk ke dalam yang namanya eksploitasi," lanjutnya.
Hingga kini, Ruben Onsu masih terus memperjuangkan hak asuh anak. Ia berharap agar kedua putrinya bisa tinggal dengan dirinya.
Meskipun tengah menghadapi masalah lain, Ruben Onsu mengaku fokusnya masih pada kedua putrinya. Dirinya berharap agar anaknya mendapat lingkungan yang baik.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.