Grid.ID - Belum lama ini, Ruben Onsu ungkap masalahnya. Dirinya mengatakan bahwa status tersangka yang ia sandang berawal dari urusan piutang.

Ya, seperti yang diketahui, Ruben Onsu kini ditetapkan sebagai tersangka. Dirinya pun kini tengah menghadapi permasalahan dugaan penipuan.

Dikutip dari Grid.ID pada Minggu (30/8/2026), kepada kuasa hukumnya, Ruben Onsu ungkap masalahnya berawal dari urusan hutang piutang. Saat itu, ia tengah mengalami krisis finansial yang cukup berat.

Dirinya pun akhirnya bekerja sama dengan DM dalam bentuk investasi bisnis. DM pun menyetorkan uang sebesar Rp3,5 miliar sebagai bentuk modal awal.

"Ruben bercerita masalah itu berawal dari Ruben butuh uang, ya. Butuh uang, dia butuh pinjaman, maka dia pinjam uang. Jadi awalnya itu adalah pinjaman," ujar Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu.

"Namun ada usulan atau ide, bagaimana kalau misalnya kemudian juga ada kerja sama, ya, kerja sama dalam kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh pihak yang memberikan pinjaman ini," lanjutnya.

Namun, sampai di tengah jalan, kerja sama itu justru dihentikan sepihak oleh DM. Hal itu membuat Ruben Onsu harus mengembalikan uang modal tersebut.

Satu tahun bergulir, pihak DM mengaku tidak menerima uang sama sekali dari Ruben Onsu. Hal itu yang membuatnya melaporkan mantan suami Sarwendah itu.

Sedangkan, kuasa hukumnya dalam kasus ini yakni Machi, mengingatkan Ruben Onsu. Dikutip dari TribunSeleb pada Minggu (30/8/2026), Machi mengatakan bahwa ayah 3 orang anak itu sebaiknya melibatkan orang yang paham hukum dalam setiap kegiatan bisnisnya.

Hal ini demi menghindari hal serupa. Terlebih, jika Ruben Onsu tidak mengerti betul perihal bisnis.

"Saya menyampaikan ke Mas Ruben, kalau menyangkut perjanjian bisnis yang besar, sampaikan saja ke orang yang mengerti hukum," kata Machi.

"Bisa dikonsultasikan, jangan tidak," lanjutnya.

Machi menyarankan agar kakak Jordi Onsu itu berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan perjanjian bisnis. Hal ini untuk menghindari berbagai hal yang kurang tepat di kemudian hari.

"Karena tidak mengetahui, makanya harus didampingi. Bukan hanya berlaku ke klien saya aja tapi masyarakat juga lah. Kalau ada perjanjian dikonsultasikan bersama orang yang lebih paham hukum," jelasnya.

Machi juga menilai bahwa ada ketidaktahuan dari Ruben Onsu dalam masalah ini. Sehingga, ada beberapa hak atau kewajiban yang belum dipenuhi oleh sang klien yang akhirnya menjadikannya masalah yang cukup besar.

Salah satu masalah yang terjadi adalah tidak adanya perjanjian kontrak kerja antara Ruben Onsu dan pihak DM. Sehingga, masalah ini menjadi lebih rumit karena tidak ada bukti yang kuat.

Kendati begitu, Machi mengaku tidak menyalahkan sahabat Ivan Gunawan itu. Namun, ia mengimbau agar Ruben Onsu lebih teliti dan hati-hati lagi ke depannya.

"Kalau aku lihat karena ketidaktahuan," ujarnya.

"Jadi banyak hak dan kewajiban atau hal yang dikerjakan (jadi bermasalah). Sekarang aja kontrak juga tidak dipegang, harusnya (dibawa) kedua belah pihak dong, tapi kita juga tidak menyalahkan. Ini kita mengimbau," sambungnya.

Usai Ruben Onsu ungkap masalahnya, ia masih berusaha mengumpulkan bukti. Dirinya pun berharap agar masalah ini segera selesai.

Terlebih, ia mengaku masih berkomunikasi dengan baik dengan DM. Ia berharap agar masalah ini dapat selesai dengan cara kekeluargaan.

Kendati begitu, pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu mengaku akan bertanggung jawab. Ia juga tidak akan mangkir dari masalah ini.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.