Grid.ID – Kesuksesan Inul Daratista diraih dari berbagai badai kehidupan. Salah satu titik terberat dalam kariernya adalah saat ia mengalami pencekalan besar-besaran di awal kemunculannya di ibu kota.

Di momen itulah, sosok mendiang artis legendaris Titiek Puspa hadir sebagai malaikat penolong. Bahkan, isti Adam Suseno itu mengaku sempat berniat menggadaikan cincin miliknya kepada Titiek Puspa demi membayar tagihan bank.

"Aku sempat bayar, 'Eyang, aku waktunya bayar cicilan rumah,' gitu. 'Aku kan banyak dicekal, enggak ada duit Eyang buat bulan depan,' gitu. 'Ini aku punya cincin ya, aku tinggal di sini aku pinjam uangnya.' 'Enggak usah,' katanya gitu. 'Pakai aja nih duitnya'," kata Inul Daratista dikutip Grid.ID dari youtube C8 Podcast.

Keterpurukan tersebut sempat membuat mental Inul ambruk. Ia juga mengaku sempat ingin mengakhiri kariernya di Jakarta dan kembali ke kampung halaman di Pasuruan, Jawa Timur.

"Terus aku bilang lagi, 'Eyang, aku mau pulang kampung aja deh,' gitu. 'Kayak enggak sanggup aku hidup di Jakarta,' gitu. 'Aku kalau dicekal-cekal ngapain aku di sini, enggak bisa ngapa-ngapain.' 'Ora usah'," lanjutnya.

Mendengar keputusasaan Inul, Titiek Puspa langsung bertindak. Eyang Titiek menolak membiarkan Inul menyerah dan langsung memboyongnya untuk ikut bekerja dalam tur keliling berbagai kota selama hampir dua bulan.

"Dikasih kerjaan, 'Wis, tak golekno job kowe. Nyanyi ambek aku,' katanya gitu. Aku diajak keliling dari Jakarta, mutar terus dari Jakarta, Karawang, Bekasi, sampai nyebrang ke Banyuwangi. Itu 1 bulan sampai 2 bulan," beber pelantun Buaya Buntung itu.

Dari pekerjaan itulah, Inul mendapatkan penghasilan yang cukup untuk melunasi cicilan rumahnya.

"'Iki cukup, Nduk, nggo bayar 6 bulan iki,' katanya gitu. 'Wis, kowe tenang sik.' Bayar cicilan rumah aku tuh waktu itu Rp200 sampai Rp250 jutaan loh," ungkap Inul.

Bagi ibu satu anak itu, kebaikan dan perlindungan yang diberikan Titiek Puspa selama lebih dari dua dekade sangat membekas. Sang legenda bukan sekadar rekan kerja, melainkan pengganti sosok orang tua selama ia di Jakarta.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.