Jakarta (ANTARA) - Organisasi profesi Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) menyampaikan duka cita atas meninggalnya sutradara Eugene Panji.
“Beliau termasuk sutradara yang berbakat. Kami dari PB PARFI memgucapkan berlangsungkawa sedalam dalamnya atas berpulangnya Alm Mas Eugene Panji di usia 52 tahun,” kata Ketua Humas PB PARFI, Evry Joe kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Evry juga menyampaikan doa semoga mendiang Eugene Panji berpulang dengan damai Husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas.
“Semua kita bakal berpulang namun Tuhan lebih sayang memanggil hambanya lebih dulu. Selamat jalan mas Panji,” ujar dia.
Sebelumnya, sutradara Eugene Panji dikabarkan meninggal dunia di usia 52 tahun, pada Selasa (25/8).
Sosok Eugene Panji dikenal sebagai sutradara, produser, dan penata artistik. Sejumlah karya yang dibuatnya meliputi “Cita-Citaku Setinggi Tanah” (2012), film musikal anak-anak “Naura & Genk Juara” (2017), “Thamrin 22 Menit” (2018), hingga drama romantis “Bangsatnya Cinta Pertama”(2023).
Eugene Panji juga menjajaki karir kreatifnya di berbagai karya visual untuk musisi papan atas Tanah Air, seperti Slank, Agnez Mo, Tompi, Cokelat.