Jakarta -

Biasanya ibu menyusui mengikuti anjuran makan atau minum tertentu agar tidak memengaruhi kondisi ASI. Lantas, apakah tetap aman jika mengonsumsi kopi?


Kopi merupakan minuman mengandung kafein tinggi dengan rasa pahit yang pekat. Walaupun begitu, penggemar kopi sangat menyukainya.


Tak jarang orang yang merasa tak lengkap kalau tidak meminum kopi dalam sehari. Lalu, bagaimana untuk penggemar kopi yang sedang menyusui?






Banyak anggapan beredar soal konsumsi kopi yang tidak baik untuk ibu menyusui. Apakah hal tersebut fakta?




Ilustrasi ibu menyusuiIlustrasi ibu menyusui Foto: Getty Images/Goodboy Picture Company

Dilansir dari Says (21/8/2026), penjelasan mengenai keamanan mengonsumsi kopi bagi ibu menyusui diterangkan oleh Dr Adli Hidayat melalui unggahan pada akun Threads miliknya.


Dr Adli menjelaskan kafein akan muncul dalam ASI 15 menit setelah sang ibu mengonsumsinya. Kandungan kafein tersebut paling tinggi akan tinggal pada 1 jam selepas minum kopi.


Namun, kadar kafein itu akan mulai turun saat 2 jam selepas minum kopi. Dr. Adli juga menenangkan para ibu menyusui agar tidak risau, karena tetap diperbolehkan mengonsumsi kopi.


Jadi, begini cara mengonsumsi kopi yang tepat untuk ibu menyusui:


1. Minum kopi seperti biasa dan bisa menyusui selepas mengonsumsinya. Karena, kafein belum muncul pada ASI.


2. Berilah ASI kepada anak sebelum waktu meminum kopi. Setelahnya, kamu bebas meminum kopi tanpa rasa was-was.


Apakah ada takaran khusus untuk kopi yang dapat dikonsumsi oleh ibu menyusui? Dr. Adli mengatakan kalau dalam sehari, ibu menyusui masih aman mengonsumsi kopi dengan takaran 300 mg kafein.


Dr. Adli mengungkapkan, "1 shot kurang lebih 60 mg kafein. Jadi batasan maksimal kopi untuk ibu menyusui sekitar 5 shots dalam sehari."


"Jadi kalau kamu hanya minum 1 gelas latte dari pagi hingga malam, buat apa resah? Minum sajalah!" pungkasnya.











Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.