BALI UNITED


Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tak terlalu memikirkan soal kekalahan melawan Persib.

BOLASPORT.COM - Bali United harus menelan kekalahan menyakitkan saat melawan Persib Bandung.

Ini merupkan laga terakhir Dewata Challenge Series 2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (18/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bali United sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Brandon Wilson pada menit ke-53.

Persib lalu menyamakan kedudukan berkat sepakan penalti Marc Klok pada menit ke-56.

Bali United kembali unggul setelah Joao Ferrari mencetak gol pada menit ke-59.

Persib lagi-lagi mampu membalikan keadaan lewat dua gol di penghujung babak kedua.

Dua gol tersebut dicatatkan atas nama Balsa Sekulic (88') dan Gabriel Mutombo (90').

Persib sukses meraih juara Dewata Challenge Series 2026 usai mengalahkan Bali United 3-2.

Hasil ini rupanya tak terlalu dipikirkan oleh pelatih Bali United, Johnny Jansen.

Pelatih asal Belanda itu lebih memilih untuk mengambil sisi positif kekalahan dari Persib.

Johnny Jansen menilai permainan Bali United menunjukan performa yang meningkat setelah sebelumnya juga dikalahkan Sabah FC (1-2).

"Saya tidak begitu memikirkan hasilnya, Anda pasti ingin memenangkan setiap pertandingan, itu sudah pasti."

"Tapi hasil bukanlah hal yang paling penting."

"Hasilnya adalah, jika Anda melihat pertandingan melawan Sabah sekarang, kami bermain jauh lebih baik. Anda bisa melihat bahwa kami terus berkembang, berkembang, dan berkembang, jadi saya sangat senang tentang hal itu," kata Johnny Jansen.



Pelatih Bali United, Johnny Jansen, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu (14/9/2025).
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Pelatih Bali United, Johnny Jansen, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu (14/9/2025).

Perkembangan Bali United tak hanya dari segi permainan.

Johnny Jansen menilai fisik pemainnya juga terus meningkat selama menjalani ajang Dewata Challenge Series 2026.

Lebih lanjut, Johhny Jansen menilai timnya kebobolan karena faktor keberuntungan saja.

"Selain itu, fisik kami sangat bagus."

"Hari ini, jika kita berbicara tentang hasil, gol pertama kurang beruntung, pemain mengoper bola ke belakang, tetapi mereka mendapatkan kartu merah dan penalti."

"Gol kedua adalah pemain harus membuang bola, tetapi dia malah menendang bola ke depan pemain lawan, jadi ya, itu, itu kurang beruntung."

"Dan gol ketiga adalah kesalahan di lini tengah antara Mike dan bek tengah, jadi itu tidak boleh terjadi. Jadi saya pikir kami memberikan tiga gol."

"Tapi, saya melihat bagaimana cara kami bermain, dan kami bermain dengan sangat baik," tuturnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.