Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil melewati babak pertama Kejuaraan Dunia 2026. Perlawanan alot dari underdog asal Korea Selatan, Yoo Tae-bin, dapat diatasinya.



Alwi Farhan menjalani pertandingan yang tidak mudah dalam babak pertama Kejuaraan Dunia 2026 pada Senin (17/8/2026) Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India.



Penampilan yang cukup percaya diri dari Yoo Tae-bin, pemain berperingkat 49 dunia yang belum pernah dihadapinya, membuat Alwi Farhan sempat kebingungan.



Dua kali Alwi Farhan dapat membuka jarak poin yang cukup jauh pada 6-3 dan 9-6 tetapi dapat disamakan Yoo dengan poin beruntun.



Kesalahan Alwi dengan tembakan lob yang terlalu memanjang memberi angin kepada lawan yang berbalik unggul 10-9.



Smes lurus yang mematikan Alwi membuat pemain besutan mantan pelatih An Se-young asal Indonesia, Rony Agustinus, itu menegaskan keunggulan di interval.



Yoo sendiri datang dengan bekal apik dari penampilan terakhirnya di BWF World Tour.



Pemain peringkat 49 itu menghadapi Kejuaraan Dunia dengan bekal final beruntun di Taipei Open dan Korea Masters yang bertaraf Super 300.



Memang, dalam dua kesempatan tampil di laga puncak dari ajang bertaraf Super 300 itu, Yoo selalu berakhir sebagai runner-up.



Kepercayaan diri Yoo tampaknya kian bertumbuh setelah keunggulan yang didapat. Dia lebih berani mengatur reli saat Alwi masih mencari jawaban.



Momentum didapat Alwi ketika mampu mengejar dari ketertinggalan 9-13 menjadi 13-13. Drop shot yang menipu dari juara Indonesia Masters ini mengubah situasi.



Yoo membalas dengan bola silang yang membuat Alwi tetap gagal mengembalikan kok meski harus menjatuhkan badan. Skor 14-14.



Reli berikutnya, giliran Alwi yang membuat Yoo terjatuh karena drop shot-nya. Antisipasi pemain Korea sia-sia karena tanggung. Dia hanya bisa menghindar saat Alwi mengincar badannya.



Alwi mulai bisa membaca permainan Yoo untuk memperbesar keunggulan. Gim pertama direbut unggulan ke-11 dengan skor 21-17 ini berkat lob serang yang berhasil.



Andalan Indonesia menegaskan keunggulannya pada gim yang kedua. Sejak unggul 4-3, Alwi dapat melebarkan jarak angka hingga 10-6.



Yoo diuntungkan ketika Alwi hilang feeling dengan garis belakang di bidangnya. Tiga lob yang dibiarkan eror membantu dia menyamakan skor 10-10.



Alwi mencegah kebangkitan lawan lewat tipuan yang dilakukan setelah salah langkah. Sentuhan lembut ke depan net yang masuk membuat dia unggul lagi di interval, 11-10.



Laju Alwi makin tak terbendung pada separuh akhir gim kedua.



Dalam waktu yang relatif singkat pemain jebolan PB Exist unggul 20-12. Challenge yang berhasil dengan lob yang tadinya dinyatakan keluar menghasilkan game point.



Smes silang yang keluar Yoo Tae-bin memastikan kemenangan Alwi dengan skor 21-17, 21-12.



Di babak kedua Kejuaraan Dunia 2026, Alwi Farhan akan menghadapi pemenang laga antara Le Duc Phat (Vietnam) dan Joakim Oldorff.



Sementara itu, persaingan di tunggal putra telah memakan korban dari salah satu unggulan.



Unggulan ke-16 asal China, Weng Hong Yang, menelan kekalahan di tangan underdog berbahaya, Yushi Tanaka (Jepang).



Sosok kidal berjuluk Little Lin Dan itu menjadi unggulan yang pertama tersingkir setelah takluk dengan skor 17-21, 14-21.



 



Tahun lalu sudah dekat dengan raihan medali Kejuaraan Dunia setelah kalah rubber game dari Shi Yu Qi di perempat final, Weng Hong Yang kini kalah dini.

DIMITAR DILKOFF/AFP

Tahun lalu sudah dekat dengan raihan medali Kejuaraan Dunia setelah kalah rubber game dari Shi Yu Qi di perempat final, Weng Hong Yang kini kalah dini.



 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.