Grid.ID – Curhat Betrand Peto menjadi sorotan di tengah prahara Ruben Onsu dan Sarwendah. Pasalnya, ia sempat menuliskan pengakuan mengejutkan di media sosialnya.
Dalam curhat Betrand Peto di Instagram, remaja berjuluk Onyo tersebut menyebut adik Sarwendah, Wendy Lo, melakukan aksi membenci Ruben Onsu. Hal itu dilakukan agar anak-anak Ruben ikut membenci ayah kandungnya sendiri.
Menyikapi curhat Betrand Peto tentang Ruben Onsu dan Sarwendah ini, psikolog forensik sekaligus konsultan sumber daya manusia, Reza Indragiri Amriel mengungkap pandangannya.
Reza membahas sebuah kondisi di mana ada salah satu pihak orangtua yang sengaja mencekoki anak dengan hasutan. Hal ini bertujuan agar pihak orangtua lainnya semakin dibenci oleh anak kandungnya sendiri.
Dalam sebuah kejadian, ada orangtua yang seolah ingin menguasai anaknya dengan terus memberikan ungkapan kasar, hasutan dan hinaan.
Ungkapan kasar itu terus didengar oleh sang anak, menyebabkan timbul rasa amarah dan benci pada pihak orangtua satunya. Sampai akhirnya sang anak menolak bertemu orangtua, karena hasutan itu.
"Bicara soal pidana, bahwa orangtua yang menguasai anak ternyata mencekoki untuk merasa asing, untuk membenci bahkan memusuhi orangtuanya yang satu lagi. Habis sudah orangtua itu dihina, disumpahserapahi oleh orangtua yang satu ini.”
"Agar anak tidak mau bertemu dengan orangtuanya yang itu, bahkan merasa asing, takut, membenci bahkan tidak mau bertemu sama sekali.”
"Lalu orangtua berdalih 'memang anaknya kok yang tidak mau bertemu anaknya', padahal keengganan anak bertemu orangtua yang satu lagi itu karena dicuci otak, karena dihasut dipengaruhi orangtua agar tidak mau bertemu oleh orangtua yang satunya lagi," kata Reza Indragiri Amriel, seperti dikutip dari Tribun Seleb pada Selasa (14/7/2026).
Reza lantas membahas soal jalur pidana yang bisa ditempuh terkait fenomena ini. Ia menyebut kondisi tersebut menjadikan anak sebagai korban kekerasan psikis yang dilakukan oleh orangtua yang mendapatkan hak asuh.
"Dalam situasi semacam ini, kita bicara pidana anak sebagai korban kekerasan psikis. Apalagi hasutan itu disertai pukulan, jambakan dan seterusnya. Tambah jadi kekerasan secara fisik,” tutur Reza.
Lewat cara pidana itu, tentu akan membebaskan anak dari kungkungan intimidasi orangtua asuhnya yang berniat jahat.
"Itu cara-cara pidana yang bisa dilakukan agar anak tidak terkungkung dalam sebuah pagar jahat yang dibangun oleh orangtua mereka sendiri," kataReza Indragiri Amriel.
Beberapa waktu lalu curhat Betrand Peto tentang perangai sang tante yang merupakan adik Sarwendah, Wendy Lo, sempat menggegerkan publik.
Bukan tanpa alasan, Betrand meminta Wendy untuk berhenti mengajak orang-orang membenci Ruben. Dirinya juga meminta Wendy untuk tidak lagi membenci ayah angkatnya itu.

"Tante stop dendam dengan ayah. Stop ajakin orang untuk benci ayah," tulisnya di Instagram @rumpi_gosip, dikutip dari Grid.ID pada 13 Juni 2026.
Pelantun ‘Bila Memang Kamu’ ini bahkan memperingatkan Wendy untuk tidak lagi menjadi sok jagoan. Ia mengaku Ruben Onsu melarangnya untuk membongkar semua fakta ke publik, tetapi kesabarannya sudah habis.
"Stop sok jagoan seolah-olah punya rahasia dan tante gunakan tangan orang untuk bekerja dan lupa kalau banyak juga yang aku tahan-tahan untuk tidak aku ceritakan karena ayah melarang saya untuk membuka itu," sambungnya.
Tidak hanya itu, Betrand juga mengungkap bahwa sang tante berusaha mengerahkan para fans untuk ikut membenci Ruben Onsu.
"Kalian selalu mengerahkan pendukung kalian untuk membenci ayah. Katain ayah. Tante, itu ayah kami. Dia tidak membalas kalian saat itu ketika hampir 2 tahun kalian selalu atur untuk mematikan rezeki ayah dan ayah hanya diam," sambungnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.