Istimewa


Legenda Manchester United, Peter Schmeichel.

SUPERBALL.ID - Kiper Timnas Belgia, Senne Lammens, melakukan blunder fatal yang membuat timnya harus tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2026.

Senne Lammens masuk pada menit ke-71 menggantikan Thibaut Courtois yang mengalami cedera pada laga kontra Timnas Spanyol.

Sebelum keluar lapangan, Courtois mencatatkan empat penyelamatan dan kebobolan satu gol di Stadion Los Angeles.

Kiper Real Madrid itu juga memegang rekor clean sheet, penyelamatan, dan penampilan terbanyak sepanjang masa di Timnas Belgia.

Penjaga gawang berusia 34 tahun itu tampak sangat terpukul hingga meneteskan air mata saat berjalan keluar lapangan.

Cedera Courtois terbukti sangat merugikan Belgia setelah Lammens justru melakukan blunder fatal pada menit ke-88.

Pau Cubarsi melepaskan tembakan dari jarak jauh yang gagal ditangkap dengan baik oleh kiper berusia 24 tahun itu.

Mikel Merino kemudian menyambar bola muntah di depan gawang untuk memastikan kemenangan 2-1 Spanyol.

Kesalahan fatal kiper Manchester United itu membuat Belgia harus mengubur mimpi untuk merebut trofi Piala Dunia pertamanya.

Ini menjadi akhir perjalanan Piala Dunia beberapa pemain generasi emas Belgia, termasuk Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, dan Courtois.

Ketiga pemain tersebut hampir dipastikan telah memainkan penampilan terakhir mereka di turnamen bergengsi itu.

Di sisi lain, Lammens sejatinya baru saja menjalani musim terbaik dalam kariernya bersama Manchester United.

Ia mencatatkan delapan clean sheet dalam 32 penampilan dan memenangi penghargaan Transfer Terbaik Liga Inggris musim ini.

Namun, tekanan besar di Piala Dunia 2026 tampaknya membuat Lammens gagal menunjukkan performa terbaiknya.

Menanggapi blunder Lammens, kiper legendaris Man United Peter Schmeichel menilai penerusnya itu sangat tidak beruntung.

Menurut pria asal Denmark itu, Lammens seharusnya bisa mengantisipasi tendangan Cubarsi dengan baik.

"Dia benar-benar mengguncang dunia kami," kata Schmeichel dalam analisanya di Fox Sports setelah pertandingan.

"Dia bermain sangat fantastis. Dia sangat tidak beruntung hari ini."

"Saya sangat kasihan padanya karena, tentu saja, tendangan dari Cubarsí itu, dia harus menahannya."

"Dia tidak boleh memberikannya kepada Mikel Merino, dan jika dia melakukannya, kita mungkin harus menunggu 30 menit lagi di pertandingan ini," tambahnya.

Sementara itu, Man United telah mengirimkan pesan delapan kata kepada Lammens setelah momen buruknya merugikan Belgia.

"Tetap semangat, Senne. Kami semua bersamamu," bunyi pesan dukungan dari Setan Merah untuk sang kiper di Instagram.

Courtois juga menyampaikan dukungannya kepada Lammens dan meyakini kompatriotnya itu akan kembali lebih kuat.

"Sangat disayangkan Senne tidak bisa menangkap bola itu, tapi itulah sepak bola. Mike (Penders), Guy (Martens) dan saya pergi untuk memeluknya.

"Anda tidak bisa berkata banyak saat itu. Ini sangat disayangkan, tetapi Senne adalah kiper yang luar biasa."

"Dia memiliki masa depan yang cerah, dan momen seperti itu membuatnya lebih kuat."

"Ini tidak seharusnya disalahkan padanya. Ini bagian dari sepak bola," kata mantan penjaga gawang Chelsea itu.

Courtois juga mengisyaratkan bahwa kekalahan Belgia dari Spanyol bisa menjadi pertandingan terakhirnya untuk tim nasional.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.