Grid.ID – Pemilihan Duta Festival Film Indonesia (FFI) 2026 membawa cerita unik di balik meja komite. Aktris sekaligus anggota komite FFI, Prilly Latuconsina, blak-blakan mengaku bahwa penunjukan Morgan Oey sebagai duta tahun ini merupakan momen "fangirl" yang menjadi kenyataan.

Dalam konferensi persi FFI 2026 di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026), Prilly mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengagumi sosok Morgan Oey jauh sebelum mereka berada di industri yang sama.

"Pertama, aku udah nontonin Morgan dari aku SMP," ujar Prilly sambil tertawa.

Prilly mengenang masa-masa saat dirinya masih menjadi penonton setia Morgan yang kala itu sudah malang melintang di layar kaca.

"Udah dari SMP Morgan udah menghiasi layar kaca di saat aku masih culun di sekolah, udah nontonin Morgan gitu. Dan ngefans banget sama karya-karyanya, sama aktingnya juga," lanjutnya.

Alasan Profesional di Balik Pemilihan Morgan Oey

Meski menyimpan kekaguman pribadi, Prilly menegaskan bahwa terpilihnya Morgan Oey dan Nirina Zubir sebagai Duta FFI 2026 didasari oleh alasan profesional yang kuat. Menurutnya, komite membutuhkan sosok yang tidak hanya memiliki nama besar, tapi juga multitalenta.

"Akhirnya pesannya Kak Rangga (Djoned), tolong cari duta yang berbakat, multitalenta, bisa nyanyi! Siapa lagi kalau enggak Morgan? Bisa nyanyi, main film, tahun lalu juga sudah masuk nominasi," jelas Prilly.

Hal ini senada dengan pernyataan Rangga Djoned selaku perwakilan komite acara. Ia menilai Morgan adalah aktor yang konsisten dan memiliki keberanian untuk mengambil peran-peran yang menantang (multi-role).

"Morgan konsisten dengan profesinya dan pada akhirnya bisa membuktikan dia bisa bermain dengan multi-role yang luar biasa. Dia lompatannya juga besar," tambah Rangga.

Reaksi Morgan Oey: Langsung Gas!

Mendapat kepercayaan menjadi wajah FFI 2026, Morgan Oey mengaku sempat terkejut saat dihubungi oleh tim komite. Namun, ia tidak butuh waktu lama untuk memberikan jawaban.

"Enggak nyangka sih, tapi balik lagi pas dapat kesempatan ini, setelah ngobrol sama Prilly, akhirnya muncul kata ‘gas’. Gas, oke!" ungkap Morgan.

Menariknya, meski sudah berstatus aktor senior, Morgan menunjukkan sikap rendah hati. Ia justru merasa posisi Duta FFI ini sebagai sarana belajar karena ia ingin memperdalam wawasan mengenai sejarah sinema tanah air.

"Saya juga wawasannya masih belum terlalu banyak tentang sinema Indonesia. Jadi sebagai pelaku industri, saya harusnya lebih paham dong daripada orang luar. Katanya ada masterclass ya? Kita mau ikut dong!" serunya semangat.

Visi FFI 2026: Lintas Generasi

Ketua Komite FFI, Ario Bayu, bersama Budi Irwanto menekankan bahwa kehadiran Morgan Oey dan Nirina Zubir mewakili semangat lintas generasi yang ingin diusung tahun ini. FFI 2026 diharapkan menjadi ruang inklusif di mana aktor senior dan muda bisa berkolaborasi memajukan ekosistem perfilman.

"Mereka adalah great storytellers. Mereka mampu memberdayakan semua kapasitas mereka untuk menceritakan cerita yang relevan untuk Indonesia," tutup Ario Bayu.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.