TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Nama Tenno Ali tentu tak asing di telinga pecinta film televisi (FTV).
Dia seliweran di layar kaca memerankan sosok babeh sebutan ayah di Betawi.
Tak hanya penampilannya, logatnya pun juga terdengar identik sebagai orang Betawi.
Tapi siapa sangka, di balik itu, Tenno Ali ternyata berasal dari Kabupaten Nganjuk.
Buktinya, Tenno Ali pulang kampung di Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.
Baca juga: Dua Jemaah Haji Tulungagung Meninggal Dunia di Tanah Suci Diduga Dehidrasi
Ditemui di kediamannya, Tenno Ali sedang bersantai di ruang tamu.
Tenno Ali mengenakan pakaian sederhana, kaus putih berkerah, jaket hitam, dan dipadu celana kain hitam.
Tenno Ali menyambut dengan bahasa Jawa.
"Monggo-monggo, pinarak (mari-mari, silakan masuk)," sambutnya, Kamis (28/5/2026).
Tatkala berdialog, Tenno Ali menunjukkan bila dirinya benar-benar warga Kabupaten Nganjuk dengan berbicara menggunakan pelafalan khas Mataraman.
Tenno memperlihatkannya, sebab sebagian orang masih tak percaya jika ia warga Kabupaten Nganjuk.
"Banyak sih nggak percaya. Mungkin termasuk Anda juga tidak percaya. Tapi sekarang percaya kan?," celetuknya seraya tertawa.
Tenno Ali bercerita, di waktu lengang, ia rutin pulang ke Kabupaten Nganjuk.
Nganjuk merupakan tempat kelahiran ibunya. Sedangkan sang ayah warga Yogyakarta.
Sementara, sejak kecil dia bersama orang tua tinggal di Jakarta. Ketika berumah tangga Tenno Ali berdomisili di Jawa Barat.
"Saya sering sekali ke Kertosono. Karena Kertosono tanah kelahiran ibu saya," ujarnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.