INSTAGRAM @YUDI_CAHYADI99


Petarung Indonesia, Yudi Cahyadi (kanan) akan menghadapi Xie Bin dari China di ajang Road to UFC 5, 28 Mei 2026 di Macau.

BOLASPORT.COM - Ajang Road to UFC yang kini memasuki musim ke-5 akan kembali memanggungkan seorang petarung asal Indonesia yaitu Yudi Cahyadi.

Road to UFC membuka kesempatan bagi atlet-atlet Asia untuk memenangi kontrak bertarung di bawah bendera organisasi MMA terbesar di dunia.

Petarung Indonesia hampir tidak pernah absen dari ajang ini.

Di musim pertama misalnya, ada Jeka Saragih yang akhirnya sukses mendapatkan kontrak untuk berkompetisi di UFC.

Juga ada Rama Supandhi, Gugun Gusman, dan Jeremia Siregar.

Road to UFC 2 antara lain diikuti Ronal Siahaan, Billy Pasulatan, dan Eperaim Ginting.

Sementara itu di musim ke-4, ada Deni Daffa dan Rio Tirto yang ikut beraksi.

Road to UFC 5 akan mulai berlangsung pada 28 Mei mendatang sebagai bagian dari UFC Macau pada 30 Mei yang bakal memanggungkan duel Song Yadong kontra Deiveson Figueiredo di laga utama.

Satu petarung Indonesia bakal ikut tampil di ajang ini, yaitu Yudi Cahyadi.

Berlaga di kelas bulu, petarung pemilik rekor 8-2 di MMA profesional ini akan berhadapan dengan Xie Bin asal China.

Sang lawan memiliki pengalaman yang lebih banyak daripada Yudi di ajang MMA profesional dengan rekor 14-6.

Xie lama berkarier di ONE Championship dan bahkan pernah pula tampil di Road to UFC 1, 3, dan 4.

Di musim ketiga Road to UFC, Xie sempat mencapai final tetapi mengalami kekalahan.

Dalam wawancara dengan Bolasport.com via Zoom yang difasilitasi UFC Indonesia pada Rabu (20/5/2026), Yudi mengaku tidak gentar pada latar belakang lawannya.

Soal pengalaman di MMA profesional, Xie memang lebih unggul.

Namun, Yudi malah mengecap lebih banyak pengalaman di olahraga tarung karena pernah juga berlaga di berbagai disiplin ilmu dalam ajang internasional.

"Pengalaman saya di olahraga tarung lebih banyak dari Xie Bin," tegas Yudi.

"Catatan saya di MMA memang bisa dihitung dengan jari."

"Tetapi, saya juga pernah berkompetisi di sanda, wushu, Muay Thai. Saya pernah tampil di SEA Games dan ajang lain."

"Jadi, soal pengalaman bertarung di ajang internasional, saya tidak kalah."

Rekam jejak Yudi di MMA memang belum banyak tetapi terlihat impresif.

Bukan cuma pernah menjadi juara kelas bulu di ajang One Pride MMA, jagoan asal Bandung ini juga sempat menghadapi seorang penantang juara UFC.

Di awal kariernya, Yudi Cahyadi pernah berduel dengan Kai Kara-France.

Pada tahun lalu, petarung asal Selandia Baru tersebut sempat menjadi penantang juara di kelas terbang UFC namun kalah dari sang raja divisi kala itu, Alexandre Pantoja.

Menghadapi jagoan dengan level tinggi seperti Kara-France, Yudi memaksa lawannya hanya menang lewat keputusan juri.

"Pengalaman menghadapi Kai Kara-France itu menjadi momen yang tak terlupakan pada debut karier saya," lanjut Yudi.

Kini Yudi Cahyadi mencoba mengikuti jejak Kara-France dengan mencapai UFC.

Petarung kelahiran 1 April 1992 siap membanggakan Indonesia dengan mengalahkan Xie Bin.

"Semuanya sudah siap. Kebugaran saya bagus. Saya percaya diri bisa menang," pungkas Yudi.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.