Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO -Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sapi kurban di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan dari Rp2 juta sampai Rp4 juta per ekor.
Hal itu terkuak di Pasar Hewan Ponorogo di Jalan Raya Ponorogo-Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Walaupun harga naik, sapi tetap laku keras.
Pantauan Tribunjatim.com, banyak penjual maupun pembeli bertransaksi. Ada yang langsung deal maupun alot dalam penentuan harga sapi.
Informasi dihimpun bahwa, biasanya sapi yang dibawa oleh penjual hanya sekitar 150 sampai 200 ekor. Namun jelang idul adha, sapi yang dibawa menanjak, menjadi 400 sampai 450 setiap pasaran.
Bahkan ada peternak dari luar Kabupaten Ponorogo yang ke Pasar Hewan Jetis untuk menjual sapi miliknya.
“Naik Rp 3 juta sampai Rp 4 juta jelang idul adha ini,” ungkap Ahmad Saiful Wahid, peternak sapi dari Trenggalek ketika ditekui di Pasar Hewan Ponorogo, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Cegah PMK Jelang Idul Adha 2026, Ribuan Hewan Ternak di Kota Batu Divaksin
Dia menjelaskan bahwa harga sapi miliknya saat ini Rp 28 juta sampai Rp 29 juta. Harga tersebut tentu naik dibanding sebelum jelang idul adha yang hanya Rp 25 juta.
Harga Rp 28 juta hingga Rp 29 juta per ekor adalah sapi dengan bobot 550 kilogram per ekor.
“Peminatnya sapi banyak sekali. Karena sekarang mungkin ekonominya banyak yg naik. Tim arisan ibu-ibu, jemaah ibu-ibu itu banyak yang minat beli sapi,” katanya.
Ahmad menjelaskan idul adha tahun lalu dia bisa menjual 50 ekor sapi. Saat ini, masih dua pekan jelang Idul Adha dia sudah menjual 60 ekor sapi.
Agus Wiyono, penjual sapi lainnya mengatakan hal yang sama. Sapi miliknya laku keras walaupun harganya naik sekutar Rp 2 juta per ekor.
Baca juga: Harga Telur di Ponorogo Anjlok Drastis, Peternak Menjerit di Tengah Naiknya Biaya Pakan
“Sebelum Idul Adha sapi yang bobotnya sedang saya jual Rp 20 juta per ekor, sekarang Rp 22 juta per ekor saja laku. Yang dulu Rp 22 juta sekarang Rp 27 juta,” terangnya.
Penjual asal Kelurahan Purbosuman ini mengatakan bahwa tahun lalu sanggup menjual 22 ekor sapi. Untuk tahun ini dia berharap bisa lebih.
“Peminatnya banyak, semoga sapi saya laku keras. Tentu dengan harga yang bagus,” paparnya.
Salah satu pembeli, Sukrianto mengatakan bahwa memang harga sapi sedang melonjak. Dia mendapatkan harga sapi untuk kurban senilai Rp 23.4 juta.
“Tawarnya sih Rp 23.5 juta saya nego. Bisa kena Rp 23.4 juta. Kalau hari biasa sih bisa Rp 20 an juta. Tapi ya namanya buat kurban ya,” pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.