BOLASPORT.COM - Atlet Renang Muda SDK 3 Penabur bernama Charvie Ilijnka Salurante membuktikan kerja kerasnya bangkit dari kegagalan hingga tembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Perjalanan meraih prestasi tidak pernah datang secara instan dan membutuhkan kerja keras serta konsisten.
Hal itu dibuktikan oleh atlet renang muda Charvie Ilijnka Salurante, siswa SDK 3 PENABUR, yang terus menunjukkan semangat pantang menyerah dalam menekuni olahraga renang sejak usia dini.
Charvie mulai mengenal olahraga renang pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021.
Awalnya, Charvie diajak orang tuanya untuk belajar berenang sebagai bekal kemampuan bertahan hidup atau survival.
Namun, seiring berjalannya waktu, ketertarikan Charvie terhadap renang semakin besar hingga akhirnya serius menekuni cabang olahraga tersebut.
"Awalnya orang tua yang mengajak saya untuk menekuni olahraga renang karena bagian dari survival. Namun, lama kelamaan saya jadi suka, apalagi setelah coba-coba ikut kompetisi dan berhasil menang," kata Charvie.
"Saya semakin percaya diri dan bertekad untuk fokus menekuni olahraga renang," sambungnya.
Keseriusannya mulai terlihat pada 2023, Charvie semakin rutin menjalani latihan dan aktif mengikuti berbagai kompetisi renang.
Berkat kerja kerasnya, Charvie berhasil menorehkan prestasi.
Charvie berhasil meraih juara kedua nomor 100 meter gaya dada dan juara ketiga nomor 200 meter gaya dada pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik DKI Jakarta 2026.
Prestasi tersebut bukan diraih dengan mudah oleh Charvie.
Sebelum tampil di Kejurprov, Charvie sudah mengikuti sekitar 40 kompetisi renang sejak pertama kali bertanding di Kejuaraan Renang Pelajar Bulanan Jakarta Pusat tahun 2022.
Charvie juga sempat dua kali mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), namun belum berhasil lolos ke tingkat provinsi.
"Sebelum kompetisi tersebut, saya sudah pernah mengikuti kurang lebih 40 kompetisi renang. Kompetisi pertama saya adalah Kejuaraan Renang Pelajar bulanan Jakarta Pusat tahun 2022. Saya juga sudah pernah dua kali ikut O2SN saat kelas 3 dan 4, tetapi masih belum bisa lolos ke tingkat provinsi," tutur Charvie.
"Jadi, saya merasa sedih karena baru bisa meraih juara 2 di tingkat Jakarta Pusat II, apalagi di tahun 2025 O2SN cabang olahraga renang justru ditiadakan,"ucap Charvie menambahkan.
Kegagalan yang dialaminya justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras.
Menjelang Kejurprov DKI Jakarta, Charvie menjalani latihan dengan disiplin tinggi.
Charvie harus bangun sejak dini hari untuk berlatih sebelum berangkat sekolah, sekaligus menjaga kondisi fisik dan pola hidup sehat.
"Saya juga harus mengatur pola makan dengan makan makanan bergizi dan ekstra protein. Kemudian, tidur cukup, Pukul 20.00 WIB saya sudah harus tidur," tutur Charvie.
Usaha tersebut akhirnya membawanya lolos ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan bergabung bersama tim Jakarta.
Momen itu menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya sejauh ini.
"Saya bangga dan senang berhasil masuk dalam kualifikasi Kejurnas untuk bergabung dengan tim Jakarta," kata Charvie.
Meski begitu, Charvie mengaku belum puas dengan penampilannya di Kejurnas.

Pengalaman pertamanya di tingkat nasional belum mampu menghasilkan prestasi yang diharapkan.
"Namun, saya cukup kecewa karena pengalaman pertama saya saat di kejurnas belum mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan," sambung Charvie.
Meski sempat kecewa, Charvie tidak kehilangan semangat.
Charvie justru semakin termotivasi untuk terus berkembang dan mengejar mimpi tampil membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.
"Saya berjanji akan lebih giat lagi berlatih dan mengimbangi dengan nutrisi yang dikonsumsi. Motivasi terbesar saya adalah ingin memuliakan nama Tuhan melalui bakat renang yang sudah Ia berikan kepada saya dan berharap agar suatu hari nanti saya bisa membawa nama Indonesia di ajang kompetisi internasional," tutur Charvie.
Bagi Charvie, renang bukan hanya soal prestasi dan medali.
Charvie merasa olahraga tersebut telah mengajarkan banyak nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari disiplin hingga sportivitas.
"Banyak sekali nilai positif yang bisa didapatkan dari olahraga renang. Pertama, badan sudah pasti menjadi lebih sehat dan kuat. Kedua, renang mengajarkan saya untuk disiplin dalam mengatur waktu, kerja keras, pantang menyerah, dan memiliki jiwa sportivitas yang tinggi. Ketiga, saya bisa mendapatkan banyak teman dari kompetisi renang" ujar Charvie.
Di akhir ceritanya, Charvie juga memberikan pesan motivasi kepada para pelajar lain untuk terus berjuang mengembangkan bakat yang dimiliki dan tidak takut menghadapi kegagalan.
"Oleh karena itu, bagi teman-teman yang memiliki hobi renang atau bakat lainnya tekunilah dengan sungguh-sungguh, jangan takut gagal karena tidak ada hasil yang instan. Teruslah berjuang dan lakukan semuanya demi kemuliaan Tuhan. Usaha dan keyakinan doa bisa menjadi kesuksesan," pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.