SUPERBALL.ID - Pembinaan pemain muda Indonesia disorot pengamat sepak bola Eropa, katanya masih kalah jauh dari Vietnam.
Pembinaan usia muda Vietnam mendapat pujian setinggi langit dari Jernej Kamensek, agen pemain dari Slovenia, menyusul lolosnya timnas U-17 ke Piala Dunia.
Menariknya, pujian itu disertai sedikit cibiran terhadap Indonesia dengan sistem pembinaan yang dinilai masih kalah jauh dari Vietnam.
Potensi sepak bola Vietnam melebihi negara Asia Tenggara lainnya, itu karena Negeri Naga Biru mirip seperti Yugoslavia.
"Saya berasal dari negara yang dulunya Yugoslavia," kata Jernej Kamensek seperti dikutip dari Dantri.com.vn.
"Kehidupan dan sepak bola di Vietnam mengingatkan saya pada masa kecil saya."
"Itulah mengapa saya tahu Vietnam memiliki potensi terbesar untuk pengembangan sepak bola ketimbang negara-negara Asia Tenggara lainnya," imbuhnya.
Banyak hal yang membuat sepak bola Vietnam jauh lebih berkembang dari negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia.
Prestasi dan popularitas jadi salah satu alasannya, lalu Vietnam juga memiliki semangat juang sejati, sesuatu yang tak dipunyai negara lain, termasuk Indonesia.
"Selain itu, prestasi, perkembangan, dan popularitas tim nasional telah membantu sepak bola Vietnam naik lebih tinggi daripada negara-negara lain di kawasan ini."
"Tim-tim Vietnam memiliki semangat juang sejati yang, menurut saya, kurang dimiliki oleh banyak negara lain."
"Semakin sukses tim nasional, semakin banyak anak-anak yang mengidolakan mereka."
"Semakin banyak anak-anak yang bermain sepak bola dan bermimpi menjadi pemain seperti idola mereka," pungkasnya.
Komentar ini muncul menyusul kesuksesan Timnas U-17 Vietnam lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Kepastian itu didapat setelah skuad asuhan Cristiano Ronald lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2026 sebagai juara grup.
Vietnam bahkan mampu mengangkangi Korea Selatan yang berakhir di peringkat kedua, meski pada akhirnya harus melawan tim kuat.
Di babak perempat final nanti, Vietnam akan bersua Australia, ini ujian nyata bagi Roland dan anak asuhnya.
Viertnam menjadi negara kedua Asia Tenggara yang bisa lolos ke Piala Dunia U-17, dua edisi sebelumnya selalu Indonesia yang maju.
Sayangnya di Piala Asia U-17 tahun ini, Indonesia kurang beruntung setelah berada di grup berat bersama Jepang, China dan Qatar.
Kurniawan Dwi Yulianto pun harus melakukan evaluasi besar-besaran guna memperbaiki catatan minor di Piala Asia tahun ini.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.