Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi janjikan uang kompensasi ramai jadi sorotan. Hal ini terjadi usai sang Gubernur Jawa Barat itu menggusur 50 kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Eyckman-Sukajadi, Kota Bandung.

Kejadian dibongkarnya 50 kios itu pun terjadi pada Selasa (12/5/2026). Di momen itu, agar tidak menimbulkan konflik, Dedi Mulyadi janjikan uang kompensasi.

Yang mana nantinya uang itu bisa dipakai para pedagang kios untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara. Yakni kurang lebiH bisa untuk sekitar satu bulan.

"Yang jelas mereka selama sebulan cukup buat makan di rumah,” ucap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id.

Tak berhenti sampai di situ, pria yang akrab disapa KDM juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk mencari tempat relokasi bagi pedagang yang kiosnya dibongkar.

“Kita cari dengan Pemkot ya. Kalau persoalan penempatan kan kewenangan Pemkot, ini asetnya Pemkot.

Setelah ini kita carikan solusi, yang penting mereka pulang ke rumah, buat bekel sebulan cukup dulu,” beber Dedi.

Terakhir, Dedi menyinggung penataan kawasan akan terus dilakukan agar wajah Kota Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat terlihat lebih bersih,

Serta rapi, dan indah tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Nanti setelah itu kita diskusi apa yang harus dilakukan ke depan.

Bagaimana caranya ibu kota Provinsi Jawa Barat ini kelihatan bersih, rapih, dan indah, dan ekonomi masyarakat berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, terlepas dari aksi Dedi Mulyadi janjikan uang kompensasi, sang gubernur perintahkan Satpol-PP membongkar kios yang lain juga.

Lebih lanjut dilansir dari Kompas.com, Pemkot Bandung akan melanjutkan penertiban kios di kawasan Cicadas, Kota Bandung.

"Ada yang wilayah pemkot dan Pemprov. Pemkot terusin yang di Cicadas, biar saya di sini," tandasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.