RODOLFO DEL PERCIO / AFP


Penyerang Timnas Argentina, Diego Armando Maradona, melakukan 2 momen ajaib saat menghadapi Inggris di Final Piala Dunia 1986.

BOLASPORT.COM - Sejarah Piala Dunia mencatat bahwa Diego Maradona pernah bikin timnas Inggris sakit hati.

Diego Maradona menghadirkan luka mendalam bagi timnas Inggris pada Piala Dunia 1986.

Akibat gol kontroversial dari si pemain mungil berpostur 165 sentimeter, The Three Lions tersingkir dari kompetisi.

Gol kontroversial tapi penuh sejarah tersebut tercipta kala Argentina melawan Inggris dalam perempat final.

Saat pertandingan memasuki menit ke-51 dan skor 0-0, Maradona menghadirkan kehebohan karena menjebol gawang musuh menggunakan tangannya.

Peristiwa bermula ketika Maradona terlibat duel udara melawan kiper Peter Shilton di area penalti.

Karena tak punya tubuh yang tinggi, sang legenda Albiceleste mendorong bola memakai tangan.

Trik Maradona pun berhasil membuat si kulit bulat melewati Shilton dan masuk ke gawang.

Hanya empat menit berselang, Maradona kembali memamerkan aksi yang bikin dunia terpana.

Dia berlari dari tengah lapangan sampai kotak penalti sambil melewati beberapa pemain lawan, lalu menggocek kiper, dan menceploskan bola ke gawang.

Dua gol Argentina hanya sanggup dibalas satu kali oleh Inggris via Gary Lineker.

Alhasil, penampilan brutal Maradona berujung kemenangan 2-1 bagi Argentina.

Aksi ugal-ugalan dari Maradona menghadirkan luka mendalam bagi Terry Butcher, sosok yang mengapteni Inggris saat menghadapi Argentina pada perempat final di Stadion Azteca.

"Saya tak akan pernah memaafkan Maradona," tutur pria kelahiran Singapura itu.

"Tak menyenangkan kalah di Piala Dunia dengan cara seperti itu."

"Namun, kejadiannya sudah 22 tahun lalu," pungkas Butcher.

Shilton juga belum bisa 'move on' dari peristiwa masa lampau karena masih menyimpan dendam terhadap Maradona.

"Dia takkan meninju bola jika tahu bisa menyundulnya, begitu bukan?" ucap sang kiper.

"Tentu saja tidak, jadi saya merasa baik-baik saja dengan semua itu."

"Hal yang saya tidak suka adalah dia tak pernah meminta maaf."

"Tidak pernah sekalipun dia mengaku kalau dirinya curang dan meminta maaf."

"Sebaliknya, dia menggunakan kalimat 'Tangan Tuhan'-nya. Itu tidak benar," kata Shilton.

Maradona mungkin adalah seorang antagonis bagi Inggris, tapi pahlawan buat Argentina.

Dia seakan menggendong Tim Tango sendirian ke podium juara Piala Dunia 1986.

Lewat kotnribusi lima gol dan lima assist, Maradona membawa Argentina berpesta di Meksiko.

Maradona adalah legenda yang namanya akan selalu terukir dalam sejarah Piala Dunia.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.