JUARA.NET - Pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa bak kesetanan pada race kedua Red Bull Rookies Cup 2026 seri Jerez, Spanyol.
Sama seperti balapan pertama kemarin, Ramadhipa memulai race kedua, Minggu (26/4/22026) dari starting grid ke-17.
Sebelumnya, pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu tampil menjanjikan pada race pertama.
Memulai balapan dari posisi yang cukup di belakang, dia sukses memperbaiki hasilnya hingga finis ke-7.
Hasil tersebut membuatnya mendapatkan sembilan poin di klasemen sementara.
Selain itu, hasil race pertama ini juga membuktikan bahwa dia bisa melesat ke baris terdepan.
Dipentaskan dalam 14 putaran, para pembalap segera sesaat setelah balapan dimulai.
Belum genap satu putaran, dua pembalap yakni dan Sullivan Mounsey dan Guiliem Planques harus terjatuh.
Lesatan yang luar biasa langsung ditunjukkan Ramadhipa.
Bukan kaleng-kaleng, dia naik tujuh tempat dari posisi startnya yakni, ke-10 sampai putaran pertama.
Sementara itu, di depan persaingan praktis jadi milik Travis Borg dan Yaroslav Karpushin.
Keduanya beberapa kali saling bermanuver hingga balapan menyisakan 12 putaran lagi.
Ramadhipa terpantau masuk di baris terdepan saat balapan menyisakan 11 putaran.
Puluhan sepeda motor termasuk Ramadhipa nampak tidak terpisah jauh sehingga peluang menangi balapan masih terbuka lebar.
Balapan menyisakan 9 putaran, Ramadhipa mendapatkan sorotan karena sudah merangsek ke posisi lima besar.
Andai posisinya tak berubah, berarti dia meningkat sebanyak 12 tempat dari posisi start-nya.
Di saat yang sama, pembalap asal Kolombia, Mateo Marulanda sempat mengambil alih posisi pertama dari Borg.
Namun, tak berselang lama Marulanda merosot ke posisi empat.
Salah satu pembalap yang mengasapi Marulanda ialah Ramadhipa.
Overtake ciamiknya membuat Ramadhipa berada di posisi tiga sampai balapan menyisakan tujuh putaran.
Tidak berhenti sampai di situ saja, aksi divebomb luar biasa dilakukan Ramadhipa untuk mengakuisisi posisi pertama sementara.
Ramadhipa masih memimpin balapan pada lima putaran akhir.
Dia harus bertahan dari usaha manuver Fernando Bujosa hingga Benat Fernandez sang juara race pertama.
Sempat tergusur sampai posisi ke-6, Ramadhipa melakukan manuver luar biasa pada putaran terakhir.
Menikung lawan di tikungan terakhir, dia sukses jadi juara.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.