BOLASPORT.COM – Inter Milan di ambang meraih scudetto-nya yang ke-21 usai meraup tiga poin atas Cagliari di pekan ke-33 Liga Italia 2025-2026.
Bertanding di hadapan pendukungnya yang memenuhi Stadion Giuseppe Meazza, I Nerazzurri sukses membungkam tamunya dengan skor 2-0, Sabtu (18/4/2026) WIB.
Pada pertandingan tersebut, Inter Milan langsung mendapati gawangnya mendapatkan ancaman di menit-menit awal dari lawan.
Terlihat di 5 menit pertama, gawang Inter sudah diancam Cagliari lewat tembakan Gianluca Gaetano dan Sebastiano Esposito.
Tak ayal hal ini membuat tuan rumah meningkatkan intensitas serangan dan mengambil inisiatif untuk mendominasi jalannya laga.
Peluang emas kemudian tiba di menit ke-16 lewat Federico Dimarco.
Namun, dirinya gagal menceploskan bola meski mendapatkan rebound di depan gawang.
Setelah peluang yang didapatkan Dimarco, Inter Milan menekan dan nyaris memperoleh penalti usai Henrikh Mkhitaryan jatuh di kotak terlarang.
Tetapi, wasit mengabaikan kejadian tersebut dan menganggap kontak dari pemain bertahan Cagliari tak layak dihukum penalti.
Memasuki menit ke-35, La Beneamata benar-benar memberikan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan tamunya.
Peluang sempat didapatkan Francesco Pio Esposito di menit ke-40 yang sontekannya bisa dihentikan kiper lawan, Elie Caprile.
Tak adanya peluang membuat gol tak kunjung hadir sehingga skor kacamata alias 0-0 menutup paruh pertama.
Di babak kedua, Inter mulai menemukan ritme permainannya dan menyerang pertahanan lawan secara membabi buta.
Permainan ini langsung menghasilkan dua gol dalam selang waktu hanya 4 menit yang masing-masing diciptakan Marcus Thuram (52’) dan Nicolo Barella (56’).
Thuram mencetak gol dengan sontekan pelan di muka gawang menyambut umpan tarik Dimarco dari sisi kanan pertahanan lawan.
Kemudian Barella menjebol gawang mantan timnya itu dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol ini membuat Inter bermain lebih nyaman dan memaksa Cagliari mau tak mau bermain terbuka.
Permainan terbuka dari lawannya ini membuat I Nerazzurri bisa memberikan ancaman berkali-kali dengan serangan balik cepat.
Di sisi lain, tim tamu tampak mengalami kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah meski bisa mengancam lewat situasi bola mati.
Di 10 menit terakhir waktu normal, Inter mulai menurunkan tempo permainannya guna mempertahankan keunggulan.
Praktis hal ini membuat lawannya makin berani tampil menyerang guna mengejar ketertinggalannya.
Nahas bagi tim tamu, La Beneamata tampil solid dalam bertahan sehingga pertahanannya sulit ditembus.
Inter bahkan mampu mencetak gol tambahan jelang bubaran lewat sepakan roket Piotr Zielinski dari luar kotak penalti. Skor menjadi 3-0.
Skor tersebut bertahan hingga laga usai dan memberi tuan rumah tiga poin penuh di pekan ke-33 Liga Italia 2025-2026.
Tambahan tiga poin ini membuat Inter makin kokoh di puncak klasemen dengan 78 poin, unggul 12 angka dari Napoli di peringkat kedua.
Dengan lima pertandingan tersisa di kancah liga, I Nerazzurri hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk meraih scudetto ke-21.
Hasil Pertandingan:
Inter Milan 3-0 Cagliari (Marcus Thuram 52’, Nicolo Barella 56’, Piotr Zielinski 90+2')
Susunan Pemain:
Inter Milan (3-5-2):
13-Josep Martinez; 25-Manuel Akanji, 6-Stefan de Vrij, 30-Carlos Augusto; 2-Denzel Dumfries, 23-Nicolo Barella (Andy Diouf 88'), 20-Hakan Calhanoglu (Davide Frattesi 85'), 22-Henrikh Mkhitaryan (Piotr Zielinski 76’), 32-Federico Dimarco (Luis Henrique 76’); 94-Francesco Pio Esposito, 9-Marcus Thuram (Ange-Yoan Bonny 76’).
Pelatih: Cristian Chivu
Cagliari (3-5-2):
1-Elia Caprile; 32-Ze Pedro (Andre Belotti 88'), 26-Yerry Mina, 15-Juan Rodriguez; 2-Marco Palestra, 8-Michel Adopo, 10-Gianluca Gaetano (Alessandro Deiola 57’), 25-Ibrahim Sulemana (Michael Folorunsho 76’), 33-Adam Obert (Gabrielle Zappa 76'); 94-Sebastiano Esposito, 29-Gennaro Borrelli (Paul Mendy 57’).
Pelatih: Fabio Pisacane
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.