DOK-THETHAO247.VN


Pelatih Timnas U-17 Malaysia di ASEAN Cup U-17 2026, Shukor Adan.

SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas U-17 Malaysia, Shukor Adan, mengungkap strategi jitu untuk mempecundangi Timnas U-17 Indonesia di ASEAN Cup U-17 2026.

Shukor Adan tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah anak asuhnya berhasil menumbangkan tuan rumah Indonesia dalam laga sengit ASEAN Cup U-17 2026.

Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Joko Samudro dinilai sebagai buah kedisiplinan tinggi para pemain dalam meredam serangan tanpa henti skuad Garuda Muda.

Kebangkitan Pasca Kekalahan

​Bagi Harimau Malaya Muda, kemenangan ini merupakan pembuktian mental setelah sebelumnya mereka menelan hasil negatif saat bersua Vietnam. 

Shukor Adan mengapresiasi semangat juang anak asuhnya yang mampu bangkit di tengah tekanan ribuan suporter tuan rumah.

​“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Malaysia atas kemenangan ini," kata Shukor Adan. 

"Saya pikir hari ini para pemain menantang diri mereka sendiri setelah kekalahan melawan Vietnam."

"Dan mereka membuktikan bahwa mereka memiliki semangat juang yang sangat kuat," imbuhnya.

Disiplin Bertahan Jadi Kunci

​Sadar bahwa Indonesia memiliki daya serang yang agresif, Shukor Adan mengaku telah menginstruksikan para pemainnya untuk bermain ekstra waspada. 

Strategi bertahan dalam (deep defending) yang diterapkan Malaysia terbukti efektif membuat barisan depan Indonesia frustrasi.

​Meskipun lebih banyak ditekan, terutama di babak kedua, Malaysia justru beberapa kali mengancam melalui skema serangan balik cepat yang mematikan.

​“Saya mengingatkan para pemain untuk waspada terhadap Indonesia karena mereka akan menyerang tanpa henti."

"Yang terpenting adalah menjaga disiplin dalam bertahan. Dalam 45 menit babak kedua, meskipun kami harus bertahan lebih dalam."

"Kami masih menciptakan beberapa peluang dari serangan balik dan hampir mencetak gol," imbuhnya. 

Hasil Latihan yang Berbuah Manis

​Bekas anak buah Bojan Hodak di Kuala Lumpur City FC itu juga menekankan bahwa kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan. 

Ia menyebut keberhasilan mematahkan setiap gelombang serangan Indonesia adalah hasil dari latihan keras yang dijalani timnya. 

Strategi mengantisipasi gaya main menyerang ala Indonesia telah dipersiapkan matang sebelum laga dimulai.

​"Hari ini juga menunjukkan bahwa apa yang telah kita latih membuahkan hasil, terutama di babak kedua saat menghadapi gaya bermain Indonesia," katanya lagi. 

"Para pemain berjuang dengan semangat tinggi dalam bertahan dan kami berhasil mematahkan serangan mereka," pungkasnya.

​Kemenangan ini membawa angin segar bagi Malaysia di papan klasemen Grup A ASEAN Cup U-17 2026.

Sebaliknya, bagi Indonesia, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Kurniawan Dwi Yulianto untuk segera membenahi efektivitas lini serang jelang laga penentuan berikutnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.