TRIBUNGORONTALO.COM – Momen wisuda ke-60 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Selasa (14/4/2026) menjadi hari yang tak terlupakan bagi Nurmala Mooduto.

Di tengah ratusan wisudawan yang merayakan kelulusan bersama keluarga, Nurmala berdiri dengan kisah hidup yang berbeda. Mahasiswi Jurusan Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan UNG ini berhasil lulus tepat waktu, meski harus menempuh pendidikan tanpa didampingi kedua orang tua.

Perempuan berusia 22 tahun asal Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango ini telah kehilangan ayahnya sejak usia 16 tahun. Dua tahun kemudian, saat ia menginjak usia 18 tahun, sang ibu menyusul berpulang. Sejak saat itu, Nurmala harus menjalani hidup sebagai yatim piatu dan belajar mandiri.

“Perjalanan hidup saya sejak kehilangan kedua orang tua tentu tidak mudah, apalagi saya anak tunggal. Awalnya, saya merasa sangat kehilangan arah, seolah dunia menjadi tempat yang asing dan tidak berpihak pada saya,” ungkap Nurmala saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (15/4/2026).

Sebagai anak semata wayang, kehilangan orang tua mengubah hidupnya secara total. Ia tak lagi memiliki tempat bersandar untuk mengadu saat menghadapi masalah. Rasa sepi pun menjadi tantangan terberat yang harus ia hadapi setiap hari.

“Tidak ada lagi yang mendengarkan keluh kesah saya, tidak ada lagi tempat untuk bercerita atau meminta nasihat,” ujarnya lirih.

Selain bergulat dengan rasa kehilangan, Nurmala juga harus berjuang melewati keterbatasan ekonomi dan tekanan mental. Namun, keadaan tersebut tidak mematahkan semangatnya. Ia bertekad melanjutkan pendidikan dan menuntaskan masa kuliahnya.

Bagi Nurmala, kekuatan terbesarnya adalah mengingat pesan dan harapan orang tuanya yang ingin melihatnya sukses.

“Saya mencoba tetap tangguh dengan berjalan di atas doa-doa mereka. Saya sadar hidup harus terus berjalan, dan saya ingin membuktikan bahwa meskipun mereka sudah tidak ada, saya tetap bisa melangkah maju,” tegasnya.

Baca juga: Bangga! UNG Boyong 1 Emas, 2 Perak, dan 3 Perunggu di LPTK CUP XXII 2025: Rektor Beri Apresiasi

WISUDA UNG -- Suasana di di auditorium UNG. Sebanyak 700 mahasiswa menjalani wisuda, Selasa (14/4/2026). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
WISUDA UNG -- Suasana di di auditorium UNG. Sebanyak 700 mahasiswa menjalani wisuda, Selasa (14/4/2026). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Selama menempuh studi di UNG, Nurmala mengaku tidak sepenuhnya sendirian. Keluarga dekat dan teman-temannya hadir memberikan dukungan moral yang besar.

“Mereka memang tidak bisa menggantikan posisi orang tua saya, tetapi kehadiran mereka sangat berarti dan membantu saya untuk tetap berdiri,” ucapnya.

Hari wisuda menjadi momen paling emosional bagi Nurmala. Saat mengenakan toga, ada rasa bangga sekaligus haru yang menyeruak. Bangga karena berhasil menyandang gelar sarjana tepat waktu, namun sedih karena tak bisa berbagi kebahagiaan itu secara langsung dengan ayah dan ibunya.

“Saat mengenakan toga, perasaan saya campur aduk. Bangga karena berhasil melewati semua ini, tetapi sedih karena momen ini tidak bisa saya bagikan langsung dengan kedua orang tua,” katanya.

Meski demikian, Nurmala percaya kedua orang tuanya tetap menyaksikan perjuangannya dari dimensi lain. Kenangan, nasihat, dan kasih sayang mereka tetap menjadi bekal baginya untuk melangkah ke depan.

Kini, setelah resmi menyandang gelar sarjana, Nurmala bersiap melanjutkan perjuangan hidup ke tahap berikutnya. Ia berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lain yang tengah menghadapi kesulitan hidup.

“Kehilangan dan kesulitan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari situlah kita bisa menemukan kekuatan dalam diri sendiri. Tetaplah percaya pada diri sendiri, jangan takut bermimpi, dan teruslah melangkah meski perlahan,” pesannya.

Di balik toga wisudanya, Nurmala membuktikan bahwa status yatim piatu bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dari Gorontalo, ia mengirimkan pesan kuat bahwa kehilangan bukan alasan untuk berhenti melangkah. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.